Beranda Karawang Soal Teguran Mendagri ke Cellica, Ketua Bawaslu: Bukan Ranah Kami

Soal Teguran Mendagri ke Cellica, Ketua Bawaslu: Bukan Ranah Kami

TVBERITA.CO.ID – Menanggapi adanya Surat Teguran Tertulis Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana.

Dikarenakan menggelar arak-arakan massa saat dirinya bersama pasangan calon wakilnya mendaftar sebagai calon Kepala Daerah untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karawang menyatakan surat teguran itu benar adanya.

Dikatakan Ketua Bawaslu Kabupaten Karawang, Kursin Kurniawan, adanya teguran Mendagri tersebut ditanggapi langsung Komisioner Bawaslu Republik Indonesia bahwa memang pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang Cellica Nurrachadianna – Aep Seapulloh yang datang sebagai pendaftar pertama ke Kantor KPUD Karawang sebagai kontestan Pilkada Karawang periode 2020 – 2025 tidak memenuhi aturan pelaksanaan yang telah ditetapkan pemerintah yaitu mematuhi protokol kesehatan.

“Itu benar dapat teguran dari Mendagri dan ditegaskan pula oleh Komisioner Bawaslu RI bahwa pendaftaran calon yang pertama itu tidak memenuhi protokol Covid- 19, karena pendukungnya kali,” kata Kursin mengungkapkan.

Namun demikian, dijelaskan Kursin, keluarnya surat teguran Mendagri untuk paslon Cellica – Aep ini bukanlah kewenangan Bawaslu Kabupaten Karawang karena belum masuk ke tahapan kampanye.

Menurut Kursin yang berwenang memberikan tindakan adalah pihak yang berwenang dan Satpol PP yang berhak membubarkannya.

“Bukan ranah Bawaslu, hanya tembusan,” ucapnya.

Terakhir Kursin menegaskan, kaitan imbauan Bawaslu agar setiap kontestan di Pilkada ini mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Bawaslu mengimbau kepada masing-masing kontestan untuk mematuhi protokol covid-19 agar tidak terjadi cluster baru setelah Pilkada nanti,” pungkasnya. (Nna/fzy)