Beranda News Sudah Oke dengan Petahana, Golkar Karawang Bakal Tetap Buka Penjaringan

Sudah Oke dengan Petahana, Golkar Karawang Bakal Tetap Buka Penjaringan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Langkah Golkar mendukung bakal calon bupati petahan Cellica Nurrachadianna di Pilkada Karawang 2020 mendatang semakin mantap.

Hal ini diisyaratkan dengan langkah DPD II Partai Golkar Karawang menggelar rapat internal dalam rangka mempersiapkan penjaringan kader baik dari Internal maupun Eksternal partai. Untuk kemudian diusung di Pilkada Karawang mendatang.

Dikatakan Ketua Tim Pemenangan Daerah Partai Golkar Karawang, Timmy Nurzaman, meski partainya sudah bulat 100 persen menentukan sikap mendukung petahana di Pilkada, namun pihaknya tetap harus menjalankan amanah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk membuka penjaringan.

Hal tersebut tercantum dalam PO Partai Golkar No. 6/ 2016 tentang mekanisme penetapan calon bupati dan wakil bupati. Di mana, Timmy menerangkan, bahwa Partai Golkar Karawang harus merekomendasikan minimal 5 calon yang kemudian akan diusulkan ke DPD I Partai Golkar Propinsi Jawa Barat, untuk dilakukan survey dan pengkajian, sebelum dibawa ke DPP.

Lebih lanjut Timmy mengungkapkan, dari hasil rapat yang digelar di Kantor DPD II Partai Golkar Karawang ini, untuk bakal calon dari eksternal (luar partai Golkar) muncul nama Aep Saepulloh. Sementara dari Internal partai, ada Sekretaris DPD II Partai Golkar Karawang, Suryana yang bersedia dan mengajukan diri untuk turut berkontestasi.

“Dari rapat tadi ternyata Suryana menyatakan niatan untuk mencalonkan diri, dan kita tidak boleh menolak siapapun kader kita yang memang ingin maju berkontestasi sebagai bakal calon,” kata Timmy menjelaskan.

Dan Aep Saepulloh tetap masuk radar Partai Golkar dari eksternal partai, karena Golkar melihat keseriusan Aep untuk maju di Pilkada Karawang, berdampingan dengan Cellica.

“Kita sudah sounding dengan Aep untuk meyakinkan keseriusannya, dan dari hasil perbincangan kami, Aep memang menunjukkan minat serius untuk maju, dan ini menjadi pertimbangan kami mengajukan namanya ke DPD I Partai Golkar dari bakal calon eksternal,” jelasnya lagi memaparkan.

Selain itu ditambahkan Timmy, kondisi Golkar yang hanya 7 kursi di parlemen tentunya membutuhkan partai lain untuk berkoalisi. Sehingga pihaknya berkirim surat resmi kepada partai Demokrat.

Karena diketahui bersama, Ketua DPD I Partai Golkar, Dedi Mulyadi telah mengisyaratkan hal tersebut sejak jauh hari meski hanya secara lisan.

“Mudah-mudahan koalisi Golkar dengan Demokrat ini bisa terwujud dalam bentuk tertulis dan deklarasi,” ulasnya.

Menutup pembicaraan, Timmy mengisyaratkan tidak menutup kemungkinan beberapa hari ke depan akan ada kader-kader terbaik partai Golkar yang lain, yang akan turut ikut maju di Pilkada Karawang. (nna/kie)