Beranda News Tahun Ini, Pilkades 177 Desa di Karawang Terancam Ditunda

Tahun Ini, Pilkades 177 Desa di Karawang Terancam Ditunda

TVBERITA.CO.ID –¬†Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Karawang mencatat sebanyak 177 desa di lingkungan Pemerintahan Dearah Kabupaten Karawang yang bakal melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) terancam ditunda.

Kepala DPMD Kabupaten Karawang, Agus Mulyana menyebutkan pelaksanaan pilkades di wilayah Pemkab Karawang kemungkinan akan tertunda, setelah pihaknya mendapatkan surat penundaan tahapan tersebut dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri RI).

“Kami berharap tahapan Pilkades di Karawang dapat berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, namun demikian karena ada surat edaran dari Kementerian untuk dilakukan penundaan tahapan, kami akan segera melakukan rapat koordinasi dan akhir bulan ini kita berharap sudah ada jawabannya,” kata Agus menjelaskan.

Dikatakan Agus, Jumat (24/7), seharusnya 177 desa ini menggelar Pilkades di awal bulan Oktober. Namun sampai hari ini belum ada kejelasan.

Oleh karenanya pihaknya, akan akan mengkoordinasikan hal tersebut dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Tim Gugus Tugas Kabupaten Karawang , pertimbangannya seperti apa.

“Selain juga pertimbangan Covid-19, tetapi juga pertimbangan Pilkada, mudah-mudahan segera ada jawabannya, karena kebetulan juga dekat dengan pilkada,” ujarnya.

“Pertimbangannya ini seperti apa misalnya apakah ada penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS), penambahan penyelenggara atau bagaimana kita masih akan rapatkan terlebih dahulu dengan mempertimbangkan surat dari Kementerian tersebut. Karena kalau dari kementerian kita ada penundaan tahapan sampai berakhirnya masa Covid-19,” jelas Agus lagi.

Ditambahkannya, Anggaran Pilkades 177 desa menelan biaya sebesar kurang lebih Rp 18 miliar tahun anggaran 2020 dan kemungkinan ada penambahan sekitar Rp 5- 6 miliar karena jika disesuaikan dengan Covid-19 maka akan ada penambahan TPS dan penyelenggara berarti ada penambahan biaya.

“Untuk anggran tambahan ini, alokasinya dari anggaran murni tahun 2021 besok, nyebrang tahun,” pungkasnya. (nna/fzy)