Beranda Karawang Tanpa Helm dan Plat Nomor, Mobil “Cellica-Aep” Ditilang Polisi

Tanpa Helm dan Plat Nomor, Mobil “Cellica-Aep” Ditilang Polisi

TVBERITA.CO.ID – Viral di media sosial, Kendaraan motor mewah roda tiga yang dikendarai bakal pasangan calon (Bapaslon) Cellica Nurrachadianna dan Aep Saepulloh ditilang anggota Satuan Lantas Polres Karawang.

Usai kendaraan tersebut digunakan keduanya mendaftar sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang untuk gelaran Pilkada serentak 2020, ke Kantor KPUD Karawang, Jumat (4/9).

Dalam video tersebut, nampak salah seorang anggota Satlantas Polres Karawang melakukan penindakan penilangan pada saat kendaraan itu digunakan oleh dua orang relawan paslon Cellica-Aep (CEKAS) di Jalan Interchange Karawang Barat, Karawang Jawa Barat.

Dikonfirmasi awak media terkait video tersebut, Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin melalui Kasat Lantas Polres Karawang AKP Peterson Timisela membenarkan adanya tindakan tegas berupa penilangan terhadap kendaraan yang sempat mencuri perhatian banyak orang tersebut.

“Betul anggota kami melakukan penindakan tilang kepada kendaraan yang digunakan oleh paslon itu,” kata AKP Timisela di Mapolres Karawang, Sabtu (5/9).

Adapun alasan pihaknya melakukan tindakan tilang, lanjut AKP Timisela, karena kendaraan itu telah melanggar UU Lalu Lintas.

Ditegaskan Timisela, pihaknya melakukan penindakan tilang usai kendaraan bermotor roda tiga yang diketahui bermerk Vanderhall Vehicle model Three-Wheeler ini dikendarai tanpa menggunakan alat keselamatan berlalu lintas seperti helm.

“Alasan ditilangnya karena Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomornya itu tidak sesuai ya. Kemudian, kendaraan itu kan jenisnya kendaraan bermotor, nah penggunanya itu tidak menggunakan Helm,” terangnya.

“Kami mengambil langkah-langkah itu karena situasi pada saat itu banyak pendukung dari paslon tersebut, sehingga kami melakukan penindakan tilangnya pada saat situasinya sedang landai,” ucapnya lagi.

Selain memberikan tindakan tilang, sambung AKP Timisela, surat-surat kendaraan bermotor itu juga rupanya sedang dilakukan penyelidikan lebih jauh oleh pihaknya.

“Dan sekarang kami sedang mengambil langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut terhadap surat-surat kendaraan bermotor tersebut ya,” ungkapnya.

Penindakan tilang terhadap kendaraan bermotor tersebut, ungkap Timisela lagi, dikenakan dua pasal terkait UU Lalu Lintas.

“Pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan Pasal 68 menyebutkan bahwa kendaraan bermotor wajib menggunakan TNKB yang memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna dan cara pemasangan,” tuturnya.

“Dan sedangkan untuk Pasal 106 ayat 8 tentang setiap orang yang mengemudikan sepeda motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia (SNI) akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,” pungkasnya. (nna/fzy)