Beranda Karawang Terkonfirmasi Positif Jumat, Tracing Senin, Pemilik Grand Noeri Buka-bukaan

Terkonfirmasi Positif Jumat, Tracing Senin, Pemilik Grand Noeri Buka-bukaan

TVBERITA.CO.ID – Setelah salah seorang tamu Hotel Grand Noeri berinisial N (45 tahun) asal Jawa Tengah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, pada Jumat tanggal 28 Agustus 2020 kemarin.

Puskesmas Tanjungpura, hari ini Senin pagi (31/8), melakukan penelusuran (tracing) dengan menggelar rapid test kepada seluruh pegawai hotel.

Sebanyak 9 orang dilakukan rapid test oleh tim petugas medis Covid-19 Puskesmas Tanjungpura, dengan hasil non reaktif atau negatif.

“Yang ditracing ada 9 orang, semua pegawai hotel, dirapid Puskesmas hasilnya negatif,” kata Kepala Puskesmas Tanjungpura, Karawang Jawa Barat, dr. Endang Suryani.

Dikatakan dr. Endang lebih lanjut untuk kamar tempat N menginap sebelumnya juga telah dilakukan penyemprotan.

“Semua ruangan hotel termasuk kamar, sudah semua disemprot,” ungkapnya.

Sementara itu Pemilik Hotel Grand Noeri, Suripto mengungkapkan setelah mengetahui ada tamu di hotelnya yang terkonfirmasi Covid-19, pada hari Sabtu kemarin, tanggal 29 Agustus 2020, sebanyak 5 orang pegawainya langsung melakukan rapid test di klinik.

“Dan hari ini sisanya,” kata Suripto.

“Jadi saya tegaskan bahwa saya adalah ketua Gugus Tugas Covid-19 yang membawahi di satu rukun warga di satu cluster di perumahan warga di Tanggerang Selatan, membawahi sekitar 700 orang warga dan 200 Kepala Keluarga. Jadi bisa dilihat aja di lapangan apa yang sudah saya lakukan di lapangan di Hotel Grand Noeri,” jelasnya lagi.

Kepada TV Berita, Suripto juga menegaskan bahwa dirinya mendapat informasi jika tamu yang menginap di hotelnya diantar oleh seseorang yang bernama Adi.

Dan waktu check in untuk menginap, lanjut Suripto, tidak ada informasi sama sekali apakah tamu tersebut adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) atau apapun soal Covid-19.

“Begitu tinggal di hotel 2 hari, dan mau memperpanjang kamar baru pihak penjemput tamu tersebut bilang ke pihak hotel, dibilangin kalau katanya positif Covid-19. Pihak yang menjemput di hotel di mana yg menjemput berbeda dengan yang mengantar?” ujarnya menjelaskan.

“Jadi pihak hotel kaget? Maaf, seandainya bilang dari awal kami pasti siapin kamar isolasi tersendiri di hotel kami, secara protokol Covid -19 untuk yang positif,” ucapnya lagi.

Suripto menyesalkan, yang bersangkutan Ibu N ini ketika ditanya soal apakah dirinya positif Covid -19 justru malah ngotot menjawab tidak.

“Jawaban tetap ngotot bahwa tidak sama sekali,” tandasnya menyesalkan.

Lebih lanjut dipaparkannya, dengan kondisi seperti itu, pihak management tidak ingin berspekulasi. Sehingga dirinya langsung mengambil tindakan melakukan rapid test untuk seluruh karyawan hotelnya.

“Hasilnya negatif semua, serta dilakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh bagian dari hotel oleh pihak petugas medis Puskemas Kelurahan Tanjungpura. sesuai protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

Kabar beredar, N adalah seorang wanita kelahiran Banjarnegara, Provinsi Jawa Timur. N dikabarkan akan bekerja sebagai tenaga kerja wanita melalui suatu yayasan yang sampai saat ini masih belum diketahui kejelasannya.

Dan masih menjadi misteri siapakah yang menginapkan N di hotel tersebut, siapakah juga kemudian yang menjemputnya pada saat keluar hotel.

Keberadaan N kini diketahui sudah berada di Rumah Sakit Lira Medika, untuk menjalani perawatan isolasi Covid-19 yang dideritanya. (nna/fzy)