Beranda Karawang Tingkatkan Ekonomi Kreatif, KKN Kutapohaci Beri Pelatihan Olahan Aneka Makanan

Tingkatkan Ekonomi Kreatif, KKN Kutapohaci Beri Pelatihan Olahan Aneka Makanan

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID- Team KKB mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang gelar pelatihan UMKM bagi warga sekitar Desa Kutapohaci Kecamatan Ciampel.

Pemberdayaan ekonomi kreatif tersebut melalui pengolahan aneka makanan berbahan baku lokal, diantaranya dengan memanfaatkan buah pisang.

Buah pisang sebagai salah satu komoditas bahan pangan nasional memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap, merupakan sumber karbohidrat, mineral, dan terutama kalium. Belum lagi kulit pisangnya merupakan limbah hasil samping pemanfaatan buahnya namun kandungan gizinya tidak kalah dari buahnya.

Hasil analisis kimia menunjukkan bahwa
komposisi kulit pisang banyak mengandung
air dan juga karbohidrat dan juga masih mengandung serat yang cukup tinggi, vitamin C,B, kalsium dan protein.

Hendrik Gunawan, Ketua Pelaksana Kegiatan menyampaikan, sampai saat ini umumnya pemanfaatan pisang hanya dikonsumsi dalam bentuk segar ataupun direbus, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan ketrampilan tentang pengolahan makanan kecil berbahan dasar pisang khusus kaum perempuan di Desa Kutapohaci, Dusun Kebon Kelapa, Kecamatan Ciampel.

Salah satu upaya untuk memberikan nilai tambah dari komoditas pisang adalah dengan mengolah pisang menjadi olahan makanan yang lebih bervariatif.

“Kreativitas makanan berbahan dasar pisang diharapkan dapat membuka peluang usaha baru, khususnya pada masyarakat kaum perempuan di wilayah sekitar, melalui pelatihan membuat makanan kecil berbasis pisang ini,” katanya.

Masih menurutnya, Universitas Buana Perjuangan Karawang memiliki tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan peserta dalam pembuatan makanan kecil berbasis pisang, memberikan keterampilan cara pembuatan makanan kecil berbasis pisang, juga memberikan pengetahuan dan keterampilan cara menghitung biaya produksi dan harga jualnya.

“Manfaat dari yang dicapai dalam kegiatan
pengabdian pada masyarakat ini, diharapkan peserta dapat mengetahui cara membuat makanan kecil berbasis pisang untuk menjadi makanan yang lebih menarik dan bervariatif, agar meningkatkan pendapatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga,” tandasnya. (kie)

Komentar Facebook