Beranda News Tunggakan PBB Resinda Baru Ditagih Tahun Ini, Kepala Bapenda: Saya Masih Baru...

Tunggakan PBB Resinda Baru Ditagih Tahun Ini, Kepala Bapenda: Saya Masih Baru di Sini

KARAWANG, TVBERITA.CO.ID – Polemik temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang menyebutkan adanya Kurang Bayar Rp 1,6 Miliar dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2017 milik PT. Bukit Muria Jaya (BMJ) selaku pengembang Resinda Park Mall (RPM) terus bergulir.

Bahkan kabar terakhir, temuan BPK tersebut dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Karawang oleh LSM Gibas Jaya beberapa waktu lalu.

Dikonfirmasi tvberita kaitan hal tersebut, Jumat (24/1), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang, Hadis Herdiana, mengatakan saat ini pihaknya masih menindak lanjuti temuan BPK tersebut. Baik yang sifatnya administrasi maupun teguran, meski diakuinya memang belum tuntas.

Dijelaskan Hadis, pihaknya sudah melayangkan surat ke Bupati, setelah disposisi surat turun, pihaknya akan segera melakukan penagihan kepada pihak Resinda atas LHP Kurang Bayar BPK tersebut.

Karena menurut Hadis, bagaimana pun LHP BPK harus dihormati, dilaksanakan dan tidak ada tawar menawar, karenanya surat kurang bayar akan turun bagi RPM.

“Itu harus dilakukan, jika kemudian RPM melakukan protes, silahkan kepada BPK,” tegas Hadis menandaskan.

Disoal kemudian kenapa masalah temuan kurang bayar PBB Tahun 2017 atas aset milik RPM itu seolah baru diselesaikan sekarang, setelah ramai di masyarakat dan dilaporkan LSM Gibas Jaya ke Kejaksaan Negeri, Hadis sontak terlihat bingung. Ia mengaku baru menjabat sebagai Kepala Bapenda Karawang dalam hitungan hari.

Terbata ia menjelaskan, jika soal itu mungkin karena satu dan lain hal kesibukan rekan-rekan nya di Bapenda, sehingga permasalahan ini baru diselesaikan sekarang.

Meski menyesalkan, kepada tvberita Hadis juga menyampaikan rasa apresiasinya, dan menghormati langkah hukum LSM Gibas Jaya ke Kejaksaan Negeri Karawang, karena itu adalah Hak Warga Negara dan bagian dari kontrol sosial masyarakat.

“Harap maklum dan bersabar, saya masih baru di sini, dan menghargai pejabat lama. Namun yang jelas ia akan menghadapi dan menindaklanjuti permasalahan tersebut. Perihal tudingan kelalaian, saya mah no comment, bukan tidak mengakui, tetapi kelalaian itu tergantung perspektif orang yang menilai,” pungkasnya. (nna/kie)