Beranda News Wakil Bupati Purwakarta Kenang Masa Kecilnya di Tebing Boyer

Wakil Bupati Purwakarta Kenang Masa Kecilnya di Tebing Boyer

TVBERITA.CO.ID – Tebing Boyer yang berada diantara Danau Jatiluhur dan perbukitan yang berada dikawasan Desa Tajur Sindang Kecamatan Sukatani Purwakarta mungkin namanya masih asing bagi sebagian orang yang berada diwilayah Kabupaten Purwakarta.

Tebing Boyer salah satu cikal bakal pembangunan bendungan Jatiluhur pada tahun 1957 sehingga selesai dan diresmikan oleh Presiden RI pada saat itu Soeharto tahun 1967.

Tebing Boyer masyarakat setempat menyebutnya, merupakan tempat penggilingan batu andesit untuk kebutuhan pembangunan bendungan Jatiluhur pada saat itu berada di Kampung Cipariuk Desa Tajur Sindang, lokasi menuju Tebing Boyer sendiri cukup berat, bahkan jalan menuju ke lokasi tersebut merupakan jalan setapak yang dipenuhi batu dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

Kalaupun bisa menggunakan kendaraan roda dua harus menggunakan kendaraan yang ekstra, minimal tenaganya masih bagus, disarankan kendaraan trail, mengingat jalan berbatu dan menanjak, bahkan ada sebagian orang memilih memarkirkan kendaraannya di pintu masuk karena khawatir tidak bisa mencapai lokasi dan memilih berjalan kaki ke lokasi Tebing Boyer.

Jarak dari pintu masuk kelokasi pun lumayan jauh sekitar 1 KM, setelah menyusuri jalan setapak berbatu maka masyarakat akan disuguhi dengan spot kedua dan memarkirkan kendaraan untuk berjalan kaki menyusuri jalan setapak melalui pematang sawah dan perbukitan.

“Kalau sudah sampai disini barulah bisa melihat spot Tebing Boyer yang luar biasa indah,” jelas Wakil Bupati Purwakarta H. Aming Sabtu (4/7) saat mendatangi Tebing Boyer.

“Tebing ini merupakan cikal bakal pembangunan bendungan Jatiluhur pada waktu itu, saya juga belum lahir,” ujarnya.

“Tetapi kita mendengar cerita dari orang tua yang mengalami sejarah Tebing Boyer ini, namun sayang kondisinya tidak seperti dulu, mungkin karena faktor alam dan tangan-tangan jahil,” ungkapnya.

“Kalau saya dulu waktu masih kecil mengangon kambing di sekitar wilayah ini,” sambil menunjukkan lokasi yang keadaannya cukup curam.

“Jadi saya tahu persis kondisi alam yang ada disini, baik itu perbukitannya maupun lokasi lainnya, kita bisa lihat ke danau Jatiluhur dari atas ini, indah sekali,” ucapnya kagum.

“Kita bersama masyarakat nantinya akan mengelola tempat ini, dan bisa saja kita akan kelola untuk dijadikan tujuan wisata, kami yakin spot ini tidak akan kalah dengan tujuan wisata lainnya bila dikelola dengan baik bersama masyarakat,” tegasnya.

“Tidak pernah bosan untuk mendatangi tempat ini, hanya tinggal perbaikan akses jalan agar pengunjung bisa mudah mencapai tempat ini, apalagi kalau mau menunggu sunset, keren lah,” pungkasnya. (trg/fzy)