Beranda Bekasi Wisuda Luring dan Daring, Ubhara Jaya Cetak 799 Lulusan Baru

Wisuda Luring dan Daring, Ubhara Jaya Cetak 799 Lulusan Baru

KOTA BEKASI – Memperingati Dies Natalis ke-26, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, menggelar acara wisuda bagi program sarjana dan pasca sarjana untuk tahun akademik 2020/2021. Sebanyak 799 wisudawan mengikuti prosesi wisuda yang digelar secara hybrid atau gabungan antara metode offfline dan online, Rabu (29/09/2021), di Auditorium Ubhara Jaya, Graha Tanoto, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Peringatan Dies Natalis ke-26 dan Wisuda Sarjana dan Magister ke-25, Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya kali ini bertema, ‘Sarjana Unggul dengan karakter kebangsaan berkontribusi membangun Indonesia yang tumbuh dan tangguh’.

Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Dr. Drs. Bambang Karsono mengatakan, Ubhara Jaya pada tahun akademik 2020/2021 telah melakukan wisuda dua kali.

“Untuk periode kali ini dengan bangga Ubhara Jaya mewisuda 799 lulusan yang terdiri dari 778 lulusan program sarjana dan 21 lulusan program pasca sarjana,” ucap Rektor mengawali sambutannya.

Di hadapan para wisudawan, anggota senat universitas dan tamu undangan yang hadir secara terbatas, maupun yang mengikuti secara virtual dari kediaman masing-masing, Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya mengajak semua pihak senantiasa memanjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT.

“Karena di tengah masa pandemi COVID-19 yang masih melanda, Ubhara Jaya dapat menggelar pertemuan terbatas dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.”

“Alhamdulillah kita masih diberikan kesempatan untuk dapat bertemu secara offline to online dalam keadaan selalu berbahagia dan penuh optimisme menyambut masa depan yang lebih baik,” ucap Rektor.

Lebih lanjut kata Rektor Ubhara Jaya, pemenuhan semua standar mutu di bidang akademik menjadi keharusan,

“Saat ini, bahkan kami sedang menunggu pembukaan Program Studi Doktor S3 Ilmu Manajemen untuk menyempurnakan hakekat perguruan tinggi sebagaai pusat pengembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kampus menyadari bahwa lulusan Ubhara Jaya menghadapi tantangan besar berupa perubahan sturuktur pasar tenaga kerja,

“Saat ini, Kami tidak hanya membekali para lulusan dengan ijazah kesarjanaan saja, tapi dilengkapi dengan sertifikasi profesi sebagai bukti kompetensi sebagai pendamping ijazah dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) – P1 Ubhara Jaya yang telah memiliki 27 skema kompetensi untuk menembus pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif,” papar Rektor.

Kepala LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta, Agus Setyo Budi yang turut menyaksikan acara pelantikan wisudawan dan wisudawati ke-25 serta Dies Natalis ke 26 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ini mengatakan.

“Hari ini, saya kembali hadir untuk menyaksikan keberhasilan yang dicapai melalui perjuangan yang tidak mudah. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri. Selain itu, saya juga ingin mengajak keluarga besar Ubhara Jaya menjadikan Dies Natalis ini sebagai momen refleksi terhadap perjalanan melaksanakan rencana besar bagi kemajuan Ubhara Jaya,” ucap Agus Setyo Budi dalam sambutannya.

Ia berharap Ubhara Jaya dapat terus menunjukkan jati dirinya sebagai perguruan tinggi yang konsisten menghasilkan tenaga profesional yang terserap industri, serta terus berkomitmen meningkatkan mutu dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas untuk masyarakat luas.

“Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi saat ini melalui Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka ,” bebernya.

Dalam Kebijakan MBKM terdapat berbagai program yang disiapkan agar mahasiswa dapat berkegiatan di luar kampus antara lain; Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, yang menyiapkan generasi bangsa untuk belajar satu sama lain untuk memperkuat persatuan;

“Ada program lainnya yaitu Kampus Mengajar, di mana mahasiswa dapat menjadi mitra guru dan sekolah dalam melakukan inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran,” jelasnya. (ais)

Artikel sebelumnyaEksekusi PN, Tidak Tahu Barang Dibawa Kemana
Artikel selanjutnyaDisparbud Karawang: Masuk Objek Wisata Wajib Instal PeduliLindungi