Beranda Headline Mengenal Perbedaan Mie Nyesek, Mie Tek-tek dan Mie Godog

Mengenal Perbedaan Mie Nyesek, Mie Tek-tek dan Mie Godog

Mie nyemek
Mie Nyemek (Foto: Istimewa/net.)

TVBERITA.CO.ID – Pasti pernah mendengar makanan mie nyemek, mie tek-tek, dan mie godog. Tiga makanan ini mungkin terkesan sama, karena sama-sama berbahan mie dan berkuah.

Apalagi dari segi nama, ketiganya juga berasal dari Jawa, sehingga ada kesan yang mirip antara ketiga makanan itu. Oleh karena itu, kalian mungkin bingung apa beda mie nyemek, mie tek-tek, mie godog.

Simak perbedaan tiga kuliner tersebut, mulai dari asal-usul, bahan mi, kuah dan tampilan, serta bumbu dan rasanya.

Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner Legendaris Ciamis, Tetap Konsisten di Era Modern

Berikut ini 4 beda mie nyemek, mie tek-tek, mie godog yang perlu kamu ketahui:

1. Bahan Mie

Terkait bahan utama atau jenis mie yang dipakai juga bisa berbeda-beda. Mie nyemek biasanya menggunakan bahan mie instan goreng yang sudah lengkap dengan bumbu instannya.

Sementara mie tek-tek dan mie godog biasanya menggunakan mie telur yang dijual tanpa bumbu instan. Meski demikian, hal ini juga tergantung pada pilihan penjualnya mau menggunakan mie jenis apa.

2. Bumbu dan Rasa

Mie nyemek tak hanya menggunakan bahan mie dari mie instan, tetapi juga memakai bumbu instannya. Terkadang penjual memberikan bahan tambahan sederhana seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan telur. Rasa mie nyemek seperti ini biasanya tidak jauh berbeda antara pedagang satu dengan lainnya.

Sedangkan mie tek-tek dan mie godog menggunakan bumbu sendiri yang disiapkan penjualnya, sehingga rasa dari masing-masing penjual bisa berbeda-beda.

Bahan dan bumbu yang dipakai antara lain bawang merah, bawang putih, kemiri, tomat, terasi, garam, merica, kecap, cabai, dan telur.

Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner Kaki Lima Paling Hits di Depok

3. Asal-usul Nama

Yang pertama mengenai nama mie godog. Dalam bahasa Jawa, godog berarti rebus. Mie godog berarti mie yang direbus.

Selanjutnya terkait nama mie nyemek. Pada konteks makanan, nyemek dalam bahasa Jawa berarti berkuah tetapi tidak banyak, atau di tengah-tengah antara kering dan berkuah.

Sementara mie tek-tek sebetulnya tidak memiliki arti. Nama tek-tek berasal dari suara spatula yang diketuk pada wajan. Kebiasaan ini biasa dilakukan pedagang mie tek-tek yang dulunya berjualan secara keliling.

4. Kuah dan Tampilan

Terakhir adalah mengenai kuah dan tampilan penyajiannya. Mie nyemek memiliki kuah tapi sedikit, biasanya ditambahi sayur sederhana seperti sawi. Warna kuahnya kecokelatan hasil dari bumbu mie instan.

Sedangkan mie tek-tek biasanya dibuat berkuah, namun bisa juga dibuat tanpa kuah. Warna kuah mie tek-tek juga kecokelatan dari bumbu kecapnya. Sayuran yang digunakan mie tek-tek biasanya juga tidak beragam.

Sementara mie godog memiliki kuah yang banyak dengan warna putih kekuningan atau kuning pucat. Mie godog menggunakan sayur yang lebih beragam, seperti kubis, daun seledri, daun bawang, sawi, atau bayam.

Nah, itulah beda mie nyemek, mie tek-tek, mie godog pada umumnya. Namun tentunya masing-masing pedagang boleh berkreasi dalam penggunaan bahan mie maupun bumbunya, sehingga mungkin kalian menemukan hal yang agak berbeda dari penjelasan di atas. (*)