PEDES, TVBERITA.CO.ID- Pemerintah Desa Malangsari, Kecamatan Pedes giat membangun berbagai sarana prasarana sesuai kebutuhan masyarakat.
Berbagai sektor pembangunan yang sedang dilakukan seperti peningkatan jalan setapak, jalan lingkungan, turap penahan tanah serta sarana pendidikan usia dini dan posyandu masyarakat.
“Dalam pelekasanaan pembangunan tentunya kita lebih mengutamakan kebutuhan masyarakat, dan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku tentunya,” ungkap Kepala Desa Malangsari, Kamsan, Kamis (02/08).
Kamsan mengatakan dalam merealisasikan berbagai dana yang diterima desa, saat ini tidak ada kendala berarti. Semua dana bisa disalurkan kepada berbagai sektor dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
Peningkatan jalan diharapkan bisa memperlancar akses warga, pembangunan TPT bisa meningkatkan ekonomi pertanian. Sementara dibidang pendidikan dan kesehatan juga tidak terlepas dari perhatian desa.
Lebih lanjut dia mengatakan, justru yang menjadi kendala saat ini adalah belum tersedianya kantor desa yang refresentatif. Menurutnya sampai saat ini sudah bertahun-tahun kondisi kantor desa Malangsari masih sangat memprihatinkan dan yang tersisa hanya bangunan aula nya saja.
Sementara bangunan induk desa sudah lama diratakan dengan tanah, karena kondisinya sudah rusak parah, sementara ruangan kades, memakai ruang bekas ruangan bidan desa sebagai kantornya.
Dia mengatakan di Aula itulah semua lembaga desa berkumpul dan menjadikan ruang kerja bersama mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sampai Bumdes pun berkantor disana.
“Yah mau gimana lagi pak, semua kegiatan dilakukan dalam satu ruangan yaitu aula desa, hasilnya pun bisa ditebak pak, kalau semua lembaga desa hadir ruangan ini penuh sesak pak,” keluhnya.
Sementara itu terkait harapannya kepada Pemda Karawang, Kamsan, menyatakan harapan besarnya agar bantuan pembangunan prototype desanya segera direalisasikan secepatnya.
Karena desa sebagai unsur pemerintahan terbawah sekaligus terdepan dalam pengurusan pelayanan administrasi masyarakat, harus diperhatikan pemerintah.
“Harapannya Pemda Karawang memperhatikan kantor desa kami, bagaimana kami bisa melayani masyarakat dengan maksimal kalau tempatnya seperti ini, mudah-mudahan di tahun 2018 ini bisa teralisasi pak, dan kabar terakhir sih masuk ABT,” pungkasnya. (yay/ris)












