
KARAWANG – Saber Pungli Karawang mulai mendalami kasus dugaan pungutan yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cikampek.
Kasiwas Saber Pungli Karawang, Joko mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan melakukan pengecekan langsung ke sekolah yang bersangkutan.
“Nanti akan kita coba cek dan klarifikasi terkait dugaan pungli tersebut,” terangnya, Kamis (4/7).
Baca juga: Popularitas Menang Telak, PKS Mau Serahkan SK Dukungan untuk Aep Syaepuloh di Pilkada Karawang
Sebelumnya, orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya bercerita bahwa pada awalnya setiap orang tua siswa diminta untuk berkumpul di SMKN 1 Cikampek.
“Awalnya pas pembukaan pendaftaran dulu semua orangtua siswa dikumpulkan, terus membahas soal uang iuran dari orangtua siswa awalnya minta Rp 3 juta terus kita keberatan dan minta Rp 500 ribu, tapi tiba-tiba gurunya naktor gitu yasudah Rp 1,5 juta kita mah orangtua siswa ngahuleng weh,” ungkapnya.
Baca juga: Terbukti Bersalah dalam Dugaan Asusila, Ketua KPU RI Diberhentikan DKPP
Dengan adanya dugaan pungutan sebesar itu, ia mengaku keberatan dan mengeluhkan karena dengan pembiayaan tersebut menurutnya sama saja dengan sekolah swasta.








