
KARAWANG – Para dosen di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) yang tergabung dalam Ikatan Lintas Pegawai Perguruan Tinggi Negeri Baru (ILP PTNB) akan bergerak ke Jakarta. Mereka akan bergabung dengan para dosen dari 36 PTNB lainnya untuk demo di Gedung Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Kamis (18/7).
Aksi unjuk rasa itu diketahui untuk menuntut pemerintah mengubah status kepegawaian mereka dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Imam Budi Santoso, koordinator lapangan aksi dari Unsika menyebutkan, misi dalam aksi itu untuk menuntut pengangkatan mereka sebagai PNS.
Baca juga: Wali Murid SDN di Karawang Ngeluh Dipaksa Beli Buku LKS di Sekolah
Pasalnya, pemerintah tidak serius menangani masalah status kepegawaian dosen dan tenaga kependidikan (tendik) setelah kampus swasta berubah status menjadi PTN.
Unsika sendiri baru resmi menjadi PTN pada 7 Oktober 2014. Kala itu, Unsika bersama 11 perguruan tinggi lainnya diresmikan menjadi PTN oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Dengan pengambilalihan semua aset serta fasilitas infrastruktur tersebut, seharusnya seluruh sumber daya manusia, termasuk dosen dan tendik pun turut diangkat menjadi PNS. Namun malah dijadikan pegawai kontrak PPPK,” ungkap Imam sebelum keberangkatan di Kampus Unsika.







