PURWAKARTA-Pemilihan Kepala Desa Liung Gunung Kecamatan Plered yang akan melangsungkan Pergantian Antar Waktu (PAW) dikarenakan Kepala Desa sebelumnya yang belum selesai masa jabatannya meninggal dunia.
Namun dibalik proses pendaftaran lima orang bakal calon hingga verifikasi dari panitia ternodai dengan adanya dugaan dari salah satu bakal calon yang menggunakan ijazah palsu kesetaraan.
Salah satu bakal calon yang diduga menggunakan ijazah kesetaraan palsu lolos hingga tahapan test yang dilaksanakan oleh DPMD Purwakarta yang bekerjasama dengan Unsika Karawang.
Beredar kabar adanya pengkondisian penerbitan ijazah yang diduga palsu oleh kelompok pendukung salah satu bakal calon, terlebih adanya informasi bahwa bakal calon tersebut tidak pernah bersekolah namun ajaib memiliki ijazah kesetaraan.
Walau salah satu bakal calon telah memiliki ijazah kesetaraan dari salah satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Bogor ini gagal dalam test di Unsika, namun didapat informasi NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) belum terbit, terlebih lagi kapan bakal calon tersebut melakukan kegiatan belajar.(trg)









