Beranda Headline Karawang Dilanda Pemadaman Listrik Bergilir, Bupati Aep Warning PLN: RS dan Layanan...

Karawang Dilanda Pemadaman Listrik Bergilir, Bupati Aep Warning PLN: RS dan Layanan Publik Jangan Terganggu

Pemadaman listrik karawang
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak PLN terkait pemadaman listrik secara bergilir yang belakangan terjadi.

KARAWANG – Sebanyak 51 pabrik di Kawasan Industri Surya Cipta, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, sempat mengalami pemadaman listrik akibat pekerjaan penguatan dan rekonfigurasi darurat sistem kelistrikan yang dilakukan PT PLN (Persero), Kamis (11/6/).

Pemadaman itu diketahui dilakukan mulai pukul 17.30 WIB hingga 21.00 WIB sebagai bagian dari upaya PLN menangani kondisi kritis pada komponen jaringan listrik hulu yang berpotensi memicu gangguan pasokan lebih luas.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak PLN.

Baca juga: Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut, Bupati Aep: Jadi Motivasi Bekerja Lebih Baik

Dia meminta agar fasilitas vital seperti rumah sakit, pelayanan publik, kepolisian, dan kantor pemerintahan menjadi prioritas selama proses perbaikan jaringan berlangsung.

“Saya sampaikan kepada manajemen PLN bahwa yang krusial seperti rumah sakit, pelayanan publik, Polres, dan Pemda harus menjadi skala prioritas,” kata Aep, Jumat (12/6).

Menurut Aep, pekerjaan penguatan sistem kelistrikan tidak hanya dilakukan di Karawang, tetapi juga mencakup wilayah lain di Pulau Jawa hingga Bali. Karena itu, PLN disebutnya menerapkan pengaturan beban dan pemadaman secara bergilir untuk menjaga stabilitas pasokan listrik.

Kendati demikian, ia berpesan masyarakat tidak perlu khawatir karena pemadaman dilakukan secara terbatas dan tidak berlangsung dalam waktu yang lama.

Baca juga: DPRD Karawang Dukung Theatre Night Mart Ditutup Meski Hanya Sementara

“Ini bukan pemadaman sampai 10 jam atau 20 jam. Pemadamannya bergiliran sesuai kebutuhan pengaturan beban selama proses perbaikan,” ujarnya.

Aep juga mengungkapkan sejumlah pengelola kawasan industri sempat mempertanyakan penyebab gangguan listrik tersebut. Namun menurutnya, PLN telah memberikan penjelasan kepada pihak kawasan, meski informasi tersebut belum seluruhnya tersampaikan kepada tenant atau perusahaan yang beroperasi di dalam kawasan industri.

“Kawasan hanya menanyakan ada apa. Sebenarnya PLN sudah menjelaskan kepada pihak kawasan, mungkin belum seluruhnya tersampaikan kepada tenant,” katanya.

Ditarget Sepekan Normal Lagi

Adapun proses perbaikan dan normalisasi jaringan, kata dia, diperkirakan oleh PLN berlangsung beberapa hari ke depan. Karenanya Aep berharap kondisi kelistrikan dapat kembali normal dalam waktu kurang dari satu pekan.