Beranda Headline Kejari Tetapkan Dua Tersangka Korupsi di SMAN 19 Kota Bekasi

Kejari Tetapkan Dua Tersangka Korupsi di SMAN 19 Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi telah melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di SMAN 19 Kota Bekasi dengan pagu anggaran sebesar Rp3,8 Miliar.

Sebelumnya, UK sudah ditetapkan tersangka oleh Kejari pada tanggal 1 Oktober 2021, setelah itu dari hasil pengembangan, menetapkan MZ yang tadinya sebagai saksi kini ditetapkan tersangka ke dua, pada tanggal 29 Oktober 2021.

“Kini kami sudah menetapkan dua tersangka yang berinisial UK beserta MZ, keduanya sudah kita lakukan penahanan. UK ditahan di lapas kelas IIA Bulak Kapal dan MZ dititipkan di Polrestro Bekasi Kota. Sekarang ini masih dalam pemeriksaan tim penyidik,” kata Kajari melalui Kasi Intel Kejari Kota Bekasi, Yadi Cahyadi yang juga didampingi Kasi Pidsus Restu Andi Yadi.

Dia menerangkan, bahwa dari hasil penghitungan oleh pihak Auditor, ditemukan kerugian Keuangan Negara atas Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 19 Kota Bekasi tahun anggaran 2019 dengan kerugian negara kurang lebih sebesar Rp700 juta.

“Akibat perbuatan tersangka, negara dirugikan sebesar Rp700 juta,” tegasnya.

Selain itu, Yadi memaparkan, dalam penyidikan itu sudah disampaikan SPDP kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk memantau perkembangan dan penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi

“MZ salah seorang pegawai swasta bekerja sama dengan UK diduga memalsukan beberapa tanda tangan agar proses pekerjaaan dipermudah,” bebernya.

“Kedua tersangka, masing-masing berinisial UK dan MZ dikenakan pasal 2 juncto, pasal 3 juncto, pasal 9 juncto, pasal 18 UU no 20 tahun 2001 sebagaimana telah diubah atas UU no 31 tahun 1999, tentang tidak pidana korupsi dengan ancaman hukuman kurungan paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” jelasnya. (ais/kii)

Artikel sebelumnyaOMNI Hospital Cikarang Resmikan Pusat Layanan Jantung Heart and Vascular Center
Artikel selanjutnyaUpayakan Program Visioner, PGRI Karawang Gelar Konferensi Kerja