PURWAKARTA-Program Ketahanan Pangan sebagai selah satu program pemerintah pusat melalui pemerintahan desa ditiap wilayah telah dialokasikan oleh sejumlah desa di Kabupaten Purwakarta.
Kecamatan Bungursari Purwakarta yang menaungi sepuluh desa tak ketinggalan melaksanakan program ketahanan pangan yang berkesinambungan tersebut, terbukti sejak dikeluarkannya Inpres Nomor 7 Tahun 2009 kepada kementerian yang berkaitan dengan ketahanan pangan hingga kepala daerah masing-masing wilayah dengan menggunakan anggaran dana desa ditiap wilayah sebesar 20 persen.
“Untuk program ketahanan pangan di desa-desa Kecamatan Bungursari yang diserap dari anggaran dana desa sudah dialokasikan masing-masing desa,”jelas Camat Bungursari Wawan Darmawan disela kegiatan pembukaan lahan di Desa Cibening Purwakarta Kamis (13/10).
“Seperti yang dilakukan oleh pemerintahan Desa Cibening ini merupakan lanjutan dari program ketahanan pangan tersebut, selain perternakan pemerintahan desa juga melakukan kegiatan program ketahanan pangan untuk komoditi palawija dan lainnya,”ungkapnya.
“Selain itu juga sebelumnya sudah melaksanakan Bimtek untuk program ketahanan pangan, sehingga semua sudah dipersiapkan,”terang Wawan didampingi Kepala Desa Cibening Yandi.
“Semua sudah teralokasi dan terkoordinir dengan baik, bahkan desa-desa juga didampingi oleh petugas dari peternakan dan pertanian, dalam melakukan program ketahanan pangan,”tegasnya.
Sementara itu Kepala Desa Cibening Yandi Efendi mengatakan bahwa pihak pemerintah Desa Cibening sebelumnya juga sudah melaksanakan program ketahanan pangan.
“Sebelumnya kita sudah mengembangkan budidaya peternakan, kita sudah memiliki domba dan sapi,”jelasnya.
“Sekarang kita mau melakukan penanaman jagung di wilayah Desa Cibening, selain itu tanaman lainnya seperti cabai akan kita tanam juga,”ucapnya.
“Tidak sampai disitu saja, pihak Kecamatan sendiri membagikan ribuan benih cabai yang dibagikan ke warga untuk ditanam dihalaman rumah atau kebun,”paparnya.
“Ketahanan pangan ini penting, karena dengan program ini pemerintahan desa diwilayah masing-masing bisa mandiri dengan mengelola hasil dari program ketahanan pangan untuk warganya,”pungkasnya. (trg)












