
“Saudara, setiap kontestasi politik di Indonesia selalu memperhatikan dukungan umat Islam dan kaum santri. Tidak mungkin orang ikut kontestasi politik mengatakan ‘Saya tidak mau santri, saya tidak mau Islam,’ itu tidak mungkin sekarang ini,” ujar Mahfud.
“Karena kaum santri sekarang sudah mengalami mobilitas sosial sangat tinggi. Ini bukti bahwa umat Islam itu tidak ditakuti dalam proses politik di negeri ini melainkan selalu diperhitungkan peran-perannya,” sambungnya.
Baca juga: 10 Daerah di Jabar dengan Jumlah Ponpes Terbanyak, Karawang Salah Satunya
“Karena kaum santri sekarang sudah mengalami mobilitas sosial sangat tinggi. Ini bukti bahwa umat Islam itu tidak ditakuti dalam proses politik di negeri ini melainkan selalu diperhitungkan peran-perannya,” sambungnya.
Mahfud pun menyebut tidak ada ketakutan terhadap Islam yang dilakukan oleh negara atau islamofobia. Dia mengatakan islamofobia bisa saja ada di tengah masyarakat, tapi itu sikap masing-masing individu.
“Tidak ada lagi rasa takut terhadap Islam, karena tidak ada islamofobia di negara ini yang dilakukan oleh negara,” kata Mahfud. **








