
“Iya, mungkin karena kecapaian dan larinya ke jantung. Karena ibadah Haji merupakan ibadah fisik, jadi kemungkinan ada indikasinya ke sana. Apalagi yang meninggal dunia rata-rata usai 60 tahun keatas,” ujarnya.
Baca juga: Kemenag Minta Maaf Buntut Jemaah Haji Kloter Empat Kelaparan
Pihak penyelenggara haji, tentu akan melakukan pengawasan terhadap para calon jemaah haji hingga nanti pelaksanaan puncak haji.
Maka dari itu, pihaknya selalu meminta kepada para jemaah untuk menjaga kondisi tubuh dan kesehatan.
“Saat wukuf memang lebih lelah dalam menjalankan dan lebih menjaga kondisi fisiknya. Kami berharap temen-temen kesehatan mempunyai data para Jamaah Calon Haji nantinya, yang nantinya bisa dilakukan pembinaan kesehatan,” ucapnya. (*)








