
Selain itu, DPKP juga menjalankan langkah darurat untuk menjaga ketersediaan air di lahan pertanian. Upaya tersebut dilakukan melalui program pompanisasi dengan memanfaatkan sarana yang tersedia.
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Karawang Gandeng Swasta Percepat Target Zero Sampah
Menurut Mahmud, metode tersebut cukup membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air tanaman selama proses perbaikan irigasi belum terealisasi.
“Untuk jangka pendek, kami melakukan pompanisasi menggunakan peralatan yang ada. Sampai saat ini kondisi masih bisa ditangani,” jelasnya.
Meski kekeringan melanda puluhan desa, DPKP memastikan belum menerima laporan terkait gagal panen akibat berkurangnya pasokan air. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan produktivitas pertanian tetap terjaga dan dampak kekeringan tidak semakin meluas. (*)








