PURWAKARTA-Kepala Desa Cipicung Kecamatan Sukatani Purwakarta Lili Sadili enggan menjawab dan memilih bungkam saat diminta keterangannya terkait hasil penyertaan modal untuk anggaran BUMDes Cipicung.
Bahkan salah satu staf desa enggan memberikan nomor telepon bendahara BUMDes dan bendahara desa dengan alasan harus ijin.
“Saya gak berani pak, saya harus ijin dulu,”ucap staf desa.
Kepala Desa Cipicung Lili Sadili pun saat dihubungi beberapa kali tetap tidak merespon pertanyaan terkait penggunaan anggaran yang dialokasikan untuk BUMDes.
Diperoleh informasi bahwa jabatan Dirut BUMDes mengalami kekosongan karena Dirut sebelumnya meninggal dunia, dan hingga hari ini belum ada penggantinya.
Begitu juga diperoleh keterangan bahwa usaha yang dikelola oleh BUMDes berupa air isi ulang dan biro jasa, namun belum diketahui berapa anggaran yang dialokasikan dari dana desa untuk penyertaan anggaran BUMDes. (trg)














