Beranda Headline DPRD Minta Dinkes Karawang Evaluasi Lomba Video Tiktok

DPRD Minta Dinkes Karawang Evaluasi Lomba Video Tiktok

Anggota Komisi III DPRD Karawang, Pipik Taufik Ismail.

KARAWANG – Kontroversi lomba video Tiktok yang digarap Dinas Kesehatan atau Dinkes Karawang kini jadi sorotan publik. DPRD Karawang meminta perlombaan tersebut dievaluasi.

Anggota Komisi III DPRD Karawang, Pipik Taufik Ismail menyesalkan pihak Dinkes Karawang yang terkesan abai terhadap kritikan masyarakat ihwal lomba video Tiktok.

“Masa dinkes adain lomba Tiktok, itu kan jadi petanyaan masyarakat, walaupun isinya bagus tentang konten kesehatan tapi orang kan udah punya persepsi beda,” kata Pipik melalui sambungan telepon pada Senin (29/8/2022).

“Orang tuh lihat Tiktok itu happy hura-hura, jadi saya minta agar dievaluasi, karena dari hadiah itu pasti ada anggarannya, anggarannya uang rakyat, jadi gak ada salahnya kita terima aspirasi masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: Dinilai Miskin Gagasan, Lomba Tiktok Dinkes Karawang Tuai Kritikan Pedas

Lomba Tiktok Sindiran Halus untuk Bupati Karawang

Bahkan Pipik berkelakar, pihak Dinkes sedang memberi sindiran halus kepada Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana yang dikenal hobby berjoget Tiktok.

“Kan pimpinan Karawang senengnya Tiktok, jadi bagi saya sih itu hak mereka mau adain lomba, tapi ada pro kontra di masyasakat melohat situasi seperiti ini,” imbuh ketua DPC PDIP Karawang ini.

Pipik menyarankan agar pihak Dinkes Karawang mengubah perlombaan video Tiktok jadi film pendek yang dinilai lebih menjaga marwah instansi.

“Kalau bisa ya video aja, testimoni lomba atau film pendek tentang kesehatan itu lebih edukasi, marwahnya dapat dinkes itu,” paparnya.

Saat dikonfirmasi perihal perlombaan tersebut, pihak Dinkes Karawang belum bersedia memberikan tanggapan hingga berita diterbitkan.

Berita sebelumnya, lomba video Tiktok yang diinisiasi Dinas Kesehatan Karawang dalam peringatan HUT Karawang ke-389 mendapat kritikan pedas dari kalangan seniman.

Alih-alih merefleksi sejarah ke-Karawang-an, lomba video Tiktok dinilai menggambarkan kemiskinan ide pemerintah dalam merayakan hari jadi Karawang.

“Kami melihatnya sangat miris. Ulang tahun Karawang itu memperingati terjadinya pemerintahan Kabupaten Karawang. Harusnya dianggap sakral. Kalaupun mau memeriahkan, harusnya membuat kegiatan yang sifatnya mengenang berdirinya Kabupaten Karawang. Kalaupun ada hiburan, harusnya hiburan yang sifatnya edukasi yang berkaitan dengan keberadaan Kabupaten Karawang,” kata Paguyuban Seni Jawa Barat Nace Permana, Minggu (28/8) kepada wartawan.

Alih-alih lomba Tiktok, banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah untuk memperingati hari jadi Karawang. Seperti misalkan parade budaya, lomba permainan tempo dulu, dan Sendratari (seni drama dan tari).

“Sendratari bisa saja dibuat. Misalkan pertunjukan perjuangan Singaperbangsa saat mendirikan Karawang. Lomba Tiktok ini kan kesannya kurang mendidik,” sambungnya.