
“Wadhwani Foundation juga bekerja sama dengan Unsika dan sejumlah kampus lain di Indonesia untuk mengembangkan ekosistem pembelajaran kewirausahaan,” jelas Danang.
Untuk memeriahkan acara, panitia juga mengadakan berbagai lomba hiburan seperti dance competition, karaoke, serta Social Media Green Campaign.
Tahun ini, Sustainofest turut diikuti oleh peserta dari berbagai universitas, seperti Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Tangerang, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Universitas Udayana Bali, Horizon University Karawang, hingga Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.
Baca juga: Pemkab Purwakarta Bahas Revisi Perda Pengelolaan Sampah dalam Rapat Paripurna DPRD
“Event ini merupakan rebranding dari kegiatan bazar UMKM sepuluh tahun lalu. Karena kini pesertanya juga berasal dari Malaysia, bisa disebut sebagai event internasional,” ujar Danang.
Ia berharap Sustainofest dapat menjadi wadah lahirnya wirausaha muda berwawasan lingkungan dan mendukung pembangunan ekonomi hijau.
“Harapan kami, kegiatan ini memberi dampak luas dan melahirkan kader-kader entrepreneur yang peduli terhadap lingkungan serta mampu berkontribusi dalam ekonomi hijau. Ke depan, kami menargetkan partisipasi dari negara-negara ASEAN lainnya,” tutupnya. (*)










