
“Pertama sosialisasi, terus workshop, pengumunan perlombaan, penjurian sekaligus ramah tamah bersama masyarakat, kerja bakti dan implemenyasi pemanfaatan Eco-Enzym,” ucap Salama.
Baca juga: Volume Sampah di Karawang Meningkat 20 Persen Usai Lebaran
Mahasiswa lainnya Michael Chandra menegaskan, kegiatan ini memang satu hal yang sangat penting di lakukan. Bukan hanya masyarakat di Karawang saja, semua kalangan masyarakat wajib ikut serta dalam pengelolaan sampah ini.
Ia juga menjelaskan kepada warga Perum Indah Permai Pasirjengkol, sisa sampah organik sisa sampah tidak di buang sembarangan.
“Mohon kepasa ibu-ibu, untuk sisa sampah rumahan tidak di buang sembarangan. Seperti kulit buah, batang sayur, dan sisa sampah tidak di buang, namun di manfaatkan untuk Eco-Enzym.
Karena selain kegiatan ini, kita juga akan melakukan kontes yang menarik. Dan kegiatan ini, selain menjadi kegiatan edukatif, juga menjadi ajang hiburan dan senang-senang keluarga,” tutupnya. (*)












