
KARAWANG – Kemenag Kabupaten Karawang melakukan rukyat hilal di atap Gedung Hotel Brits pada Jumat (28/2) sore. Posisi hilal dinyatakan tidak terlihat karena cuaca berawan.
Kepala Kemenag Karawang, Sopian, menjelaskan pemantauan hilal dilakukan Kemenag bersama Badan Hisab Rukyat Karawang dan sejumlah ormas keagamaan lainnya.
Pantauan di lokasi, terlihat pemantauan hilal dilakukan di tengah cuaca berawan hingga terbenamnya matahari pada pukul 18.13 WIB.
Baca juga: Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu/Kg, Disperindag Karawang Pantau Harga Pangan
“Di tempat kita di titik ini itu, dari tiga apa, yang sebagai petugas sih akhirnya ternyata kesimpulannya tidak terlihat di titik ini. Untuk itu keputusan masalah apa bisa berhubungan dan keputusan puasa nanti, berarti kita menunggu sebentar lagi dari pak Menteri Agama,” ungkap Sopian kepada wartawan.
Sesuai prosedur, hasil pengamatan ini akan dibahas dalam sidang itsbat yang dipimpin Kementerian Agama dan pihak terkait.
Baca juga: Sore Ini, Kemenag Karawang Gelar Rukyatul Hilal Tentukan 1 Ramadan 2025
“Masing-masing ormas pun nanti diminta pendapat di sana, dan penentuan ini bukan hanya di Karawang saja, di setiap daerah, bahkan bukan setiap kabupaten, setiap provinsi se-indonesia ini ya,” jelas Sopian.
Jika sidang isbat menetapkan bahwa hilal telah terlihat di wilayah lain di Indonesia, maka umat Islam akan mulai menjalankan ibadah puasa pada Sabtu (1/3).
Namun, jika hilal tidak terlihat di seluruh Indonesia, maka kemungkinan awal Ramadan akan mengikuti metode istikmal, yaitu menyempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari. (*)








