KARAWANG – Proyek gedung IGD RSUD Karawang mangkrak sejak dibangun tahun 2021 lalu. Kondisi gedung bernilai puluhan miliar itu masih jauh dari sempurna, bahkan belakangan jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Mangkraknya gedung IGD RSUD Karawang menuai kritikan pengamat pemerintahan, Asep Agustian. Bahkan dia bilang keberadaan gedung mangkrak ini layaknya kandang hantu.
“Jadi merusak tatanan mata pengelihatan yang ada untuk orang yang datang ke galuh melihat RSUD Karawang lalu di sebelahnya ada bangunan yang mangkrak dibiarkan dan ditinggalkan begitu saja,” sesal Askun, sapaan akrab Asep Agustian dalam keterangannya, Jumat, 12 Januari 2024.
Baca juga: KPU Karawang Mulai Sortir-Lipat Surat Suara Pemilu 2024, Targetkan Selesai dalam 10 Hari
Tak hanya itu, dia juga menyinggung proyek IGD RSUD yang menelan anggaran puluhan miliar itu dalam perjalannya bahkan sempat menjadi temuan senilai ratusan juta rupiah.
“Selain mangkrak dan seperti kandang hantu, proyek IGD ini jadi temuan BPK senilai 500 juta rupiah. Ini mau dicicil sampai kapan? Dan setelah selesai pengembalian secara dicicil, pembangunannya mau dilanjutkan apa tidak,” tanyanya lagi.
Dia juga mempertanyakan sejauhmana kinerja Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menindaklanjuti temuan tersebut dan meminta Kejaksaan Negeri Karawang maupun pihak kepolisian untuk segera bertindak.
“Ini APH nya kemana saja ko dibiarkan begitu saja, yang sudah jelas pembangunan itu mangkrak dan bahkan jadi temuan, coba dong disidik ini kan sudah lama,” tegasnya.
Baca juga: Hari Pertama Kerja 2024, Bupati Aep Wanti-wanti Direksi RSUD Karawang soal Kualitas Pelayanan
Tak hanya itu, Askun juga meminta Dirut RSUD Karawang untuk memberikan kejelasan kepada publik terkait mengkraknya pembangunan proyek IGD RSUD Karawang.









