
Terkait isu beredarnya beras premium berkualitas rendah di pasaran, Umar menegaskan bahwa Bulog hanya mendistribusikan beras medium yang diperuntukkan bagi cadangan pemerintah. Seluruh beras tersebut telah melewati proses kontrol kualitas dan sanitasi sebelum dilepas ke pasar.
Baca juga: SMK Pendekar Karawang Cuma Dapat 10 Murid, tapi Jadi Harapan bagi Anak Putus Sekolah
“Kami berharap masyarakat tetap tenang. Beras SPHP adalah pilihan yang lebih terjangkau namun tetap terjamin dari sisi kualitas,” ujarnya.
Untuk menjamin efektivitas distribusi, Bulog bekerja sama dengan Satgas Pangan, TNI, dan Polri dalam memantau harga dan pasokan di lapangan.
Selain itu, pemantauan internal juga dilakukan melalui aplikasi SPHP. Jika ditemukan pelanggaran, Bulog akan menjatuhkan sanksi, mulai dari surat peringatan hingga pencoretan outlet dari daftar penyalur resmi.
“Dengan sinergi berbagai program dan pengawasan yang ketat, kami optimistis kestabilan harga beras di Karawang dapat terus terjaga, dan daya beli masyarakat tetap terlindungi,” pungkas Umar. (*)








