Beranda Ekonomi Kurangi Impor, Pupuk Kujang Cikampek Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama di Indonesia

Kurangi Impor, Pupuk Kujang Cikampek Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama di Indonesia

Pabrik npk pupuk kujang cikampek
Pupuk Kujang Cikampek menandatangani kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) dengan PT Rekayasa Industri (Rekind) untuk pembangunan pabrik pupuk NPK Nitrat.

KARAWANG – Pupuk Kujang Cikampek menandatangani kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) dengan PT Rekayasa Industri (Rekind) untuk pembangunan pabrik pupuk NPK Nitrat. Dengan kontrak itu, proyek pembangunan pabrik NPK Nitrat pertama di Indonesia dimulai.

Direktur Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif mengatakan, pembangunan pabrik NPK nitrat ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.

“Melalui pabrik NPK Nitrat Pupuk Kujang, kita bisa memproduksi NPK Nitrat sendiri, sehingga NPK Nitrat lebih mudah didapat petani Indonesia,” kata Budi usai penandatanganan kontrak EPC tersebut di Karawang, Selasa, 28 Oktober 2025.

Baca juga: Realisasi Pupuk Subsidi di Karawang Baru 82 Persen, Bupati Aep Dorong Pengawasan Diperketat

Budi menuturkan, pembangunan pabrik NPK Nitrat memiliki nilai sangat strategis. Sebab, selama ini, pupuk NPK berbasis nitrat yang digunakan di Indonesia mayoritas diimpor dari luar negeri. Dalam setahun, sekira 500 ribu Ton NPK Nitrat didatangkan dari luar negeri.

“Dengan adanya NPK Nitrat pertama di Indonesia ini, petani Indonesia tak lagi sepenuhnya tergantung pada impor. Kita bisa buat sendiri, lebih mudah dijangkau petani,” kata Budi.

Kontrak kerjasama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif dan Direktur Utama Rekind, Triyani Utaminingsih dan disaksikan langsung oleh SVP Pengembangan Usaha Pupuk Indonesia, Herdijanto Utomo.

Rencananya, kapasitas produksi pabrik NPK Nirat di Pupuk Kujang diproyeksikan mencapai 100.000 Ton per tahun. Adapun proses pengerjaan akan memakan waktu selama 21 bulan.

Baca juga: Bukan karena MBG, Disperindag Karawang Bilang Harga Telur Naik Gegara Cuaca Buruk

“Pembangunan direncanakan akan selesai pada Kuartal 3 tahun 2027 dan akan berkontribusi menambah kapasitas produksi pupuk nasional mulai tahun tersebut,” ujar Budi.

Direktur Utama Rekind, Triyani Utaminingsih mengungkapkan, kerja sama ini merupakan amanah sekaligus bentuk kolaborasi di lingkungan Pupuk Indonesia Grup. Dipercaya membangun pabrik NPK Nitrat pertama di Indonesia, Triyani meyakini hal ini sebagai tonggak sejarah industri pupuk nasional.

“Kita harus menjalankan langkah strategis ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga bisa mewujudkan pabrik yang bisa menghasilkan pupuk berkualitas tinggi, dan efisien,” ujat Triyani.