
KARAWANG – Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang jadi tuan rumah Teman (Temu Masyarakat Akuntansi Multi Paradigma Nasional).
Kegiatan yang mempertemukan akademisi dan pegiat keilmuan akuntansi se-Indonesia ini, diikuti 900 peserta secara hybrid, daring dan luring.
Ketua MAMI (Masyarakat Akuntansi Multi Paradigma Indonesia) Prof. Dr. Iwan Triyuwono, S.E., Ak., M.Ec., Ph.D. menuturkan kegiatan Teman sudah berjalan selama 10 tahun sejak 2012.
Baca juga: Dies Natalis ke-8 UBP Karawang: Dari Beralaskan Karpet hingga Terbang ke Eropa
“Ini pertemuan Teman kesembilan, tuan rumah di UBP Karawang. Kami sempat satu tahun menunda kegiatan temu masyarakat akuntansi karena pandemi COVID-19,” katanya kepada wartawan.
Kegiatan ini konsisten diadakan karena para akademisi dan pegiat akuntansi di Indonesia ingin mengintegrasikan budaya Indonesia ke dalam keilmuan akuntansi.
Di Karawang, pertemuan Teman diharapkan mampu mengawinkan lokalitas sunda dengan keilmuan akuntansi.
Tema “Pok Pek Prak” dalam pertemuan Teman di UBP Karawang sengaja dipilih demi menyerap semangat orang Sunda. Dalam bahasa Sunda, “pok” berarti ucapan, “pek” artinya bahan garapan, dan “prak” adalah pelaksanaan.
Baca juga: Wujudkan Kampus Informatif, Puluhan Ormawa UBP Karawang Dibekali Pelatihan Website
“Kami ingin mengangkat nilai-nilai lokal Indonesia karena kami semua menghargai kearifan lokal dan budaya Indonesia. Kami coba mengintegrasikan budaya Indonesia ke ilmu kami, yakni ilmu akuntansi.”
“Sehingga diharapkan menghasilkan ilmu akuntansi khas Indonesia yang memberikan kontribusi bagi peradaban dunia. Pengembangan ini diharapkan bisa menciptakan ilmu baru,” katanya.








