Beranda Headline Merindingnya Reban Ungkap Detik-detik 4 Warga Karawang Tertabrak Kereta Api: Kejadian Depan...

Merindingnya Reban Ungkap Detik-detik 4 Warga Karawang Tertabrak Kereta Api: Kejadian Depan Mata…

4 warga Karawang kereta api
Reban (58) masih bergidik ngeri kala membayangkan insiden kecelakaan kereta api (KA) yang menewaskan 4 orang warga Dusun Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, Karawang, Minggu (22/9).

KARAWANG – Reban (58) masih bergidik ngeri kala membayangkan insiden kecelakaan kereta api (KA) yang menewaskan 4 orang warga Dusun Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, Karawang, Minggu (22/9).

Dari empat orang yang tewas tersebut, dua di antaranya diketahui adalah anak berusia 7 tahun dan 9 tahun. Salah satunya bahkan sampai terseret ke Stasiun Tanjungrasa Desa Tanjung Rasa Kidul, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang.

“Bener-bener gak nyangka, orang kejadiannya pas di depan mata,” ucap Reban, Senin (23/9).

Baca juga: Main di Rel, Empat Warga Karawang Tewas Tertabrak Kereta Api, 1 Tersangkut hingga ke Subang

Reban merupakan warga setempat. Dia menjadi saksi mata saat kejadian nahas itu terjadi. Betapa tidak, warung miliknya persis berada di bawah titik kejadian.

“Pas kejadian itu anaknya (korban) langsung dipeluk sama istri saya,” katanya.

Dia menuturkan, sebelum kejadian, 3 dari 4 korban yakni AA (37), TA (7), dan MI (7) melintasi jalur kereta usai berolahraga dari arah sebrang warung miliknya. Sedangkan 1 korban lainnya, S (65) sedang duduk santai di bantalan rel kereta.

Dia mengaku sempat memanggil para korban untuk turun dari lintasan, mengingat khawatir akan ada kereta melintas.

Baca juga: 18 Atlet Karawang Peraih Medali di PON XXI 2024 Diguyur Bonus, Total Rp 1 M Lebih

“Ada 5 kali manggil suruh turun, cuma bilangnya ‘bentar dulu, bentar ngopinya’ jawabnya gitu terus,” tutur dia.

Benar saja, tak lama dia memanggil terdapat kereta menyambar mereka. Kecelakaan pun tak bisa dihindarkan. “Pas kereta udah bener-bener deket kita sambil jerit-jeritan Ya Allah turun, turun. Kita gak bisa ngapa-ngapain lagi,” tambahnya.