
“Jadi kami itu nanti memfasilitasi alat, mengirimkan bantuan tim biru juga. Tetapi yang terpenting, masyarakat sendiri juga harus ikut menjaga. Karena tenaga kami terbatas, tetapi kami siap memfasilitasi,” katanya.
Di samping itu, pihaknya juga tetap melakukan beberapa pekerjaan seperti membangun drainase, normalisasi saluran air, pengerukan, rehab saluran, pekerjaan irigasi hingga pemeliharaan. Ia berharap, masyarakat Karawang bisa turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekitar.
“Kurang lebih ada 500 pekerjaan yang terdiri dari pekerjaan irigasi, drainase. Tersebar di 30 Kecamatan, tetapi kurang meyakinkan kalau drainase dibangun, tapi masyarakat sendiri kurang sadar,” tegasnya.
“Kadang-kadang kita lupa dengan kontribusi kita terhadap banjir dan genangan. Di rumah masing-masing, berapa persen (lahan/ruang) yang kita luangkan untuk menyerap air. Kalau ada lahan serapan, itu bisa mengurangi air masuk ke saluran. Masyarakat harus punya rasa memiliki terhadap lingkungan,” tutupnya. (*)













