
KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama Perum Bulog Divisi Regional Karawang melakukan operasi pasar beras di Desa Duren, Kecamatan Klari, Karawang.
Operasi pasar ini untuk menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi saat mengunjungi Karawang pada Kamis, 14 September lalu terkait tingginya harga beras.
Wakil Bupati (Wabup) Karawang, Aep Syaepuloh menyampaikan, operasi pasar ini rencananya akan dibuka di 15 kecamatan secara bergiliran.
Baca juga: Harga Beras di Karawang Masih Mahal, Komisi II DPRD Jabar Sentil Kinerja Bulog
“Minimal 15 kecamatan harus diberikan operasi pasar. Hari ini 2 titik, besok geser ke wilayah Cikampek, Sawuan Timur dan Dawuan Barat,” ujarnya di Kantor Desa Duren, Rabu, 20 September 2023.
Aep menjelaskan, dalam operasi pasar ini disiapkan 10 ton beras dan 600 liter minyak sayur untuk warga desa Duren. Harganya pun tentu di bawah harga eceran tertinggi (HET).
Semisal beras medium 5 kg dijual seharga Rp 52.500, dan 1 liter Minyakita Rp 14.000 per pcs.
“Satu orang itu, maksimal pembelian beras 5 kg 2 pack dan minyak 1 liter 1 pcs,” jelasnya.
Pastikan stok aman sampai 2024
Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Cabang Karawang, Yuliani Alzam menegaskan, gerakan pasar murah ini merupakan wujud sinergi antara pihaknya bersama pemerintah daerah.
Stok beras yang disiapkan pun minimal 10 ton per titik, atau bisa bertambah jika di lapangan masih kurang.
“HET beras medium Rp 10.900, dan yang kami gelontorkan di sini Rp 10.500. Dari gudangnya kita ambil Rp 9.950, karena prosesnya memerlukan biaya, akhirnya muncul harga Rp 10.500,” paparnya.
Baca juga: Di Karawang, Jokowi Bilang 21,3 Juta Keluarga Dapat Bantuan Beras 10 Kg Selama 3 Bulan
Ia menambahkan, untuk ketersediaan di Bulog saat ini stoknya berjumlah 18.500 ton. Stok tersebut akan aman hingga februari 2024.
“Bulog Cabang Karawang kan membawahi 3 wilayah Kabupaten Kota, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Karawang. Insyaallah sampe februari beras kita aman di 3 Kabupaten Kota,” tambahnya.
Di samping itu, Neneng (53) salah satu warga Desa Duren menyebutkan, harga beras dan minyak di operasi pasar hari ini termasuk murah dibandingkan harga pasaran.
“Lumayan kebantu, saya beli beras 1, minyak 1. Kalo beli di pasar, minyak itu 16 ribu, disini 14 ribu,” tutupnya. (*)








