Beranda Headline Polres Karawang Amankan Sopir Truk dan Pak Ogah Imbas Kecelakaan Maut, Kini...

Polres Karawang Amankan Sopir Truk dan Pak Ogah Imbas Kecelakaan Maut, Kini Dites Urine

Truk kontainer terguling di karawang
Sebuah truk kontainer terguling dan menimpa mobil sedan pada Minggu (16/2) malam. Akibatnya, 3 orang tewas di tempat.

KARAWANG – Polres Karawang, Jawa Barat mengamankan sopir truk kontainer yang terlibat kecelakaan maut di Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Karawang pada Minggu (15/2) malam.

Kepolisian juga menyebut sopir truk tersebut telah dicek urine untuk pemeriksaan mendalam.

“Untuk supir kontainer sudah kami amankan, kita lakukan penyelidikan, kemudian kita lakukan cek urine juga, sekarang sudah diamankan di Polres Kerawang,” ungkap Kasatlantas Polres Karawang, AKP Sudiryanto, Senin (16/2).

Baca juga: Truk Kontainer di Karawang Maksa Masuk Jalan Curam, Terguling lalu Timpa 3 Orang hingga Tewas

Tak hanya sopir, polisi juga turut mengamankan sejumlah warga atau ‘Pak Ogah’ yang mengarahkan kontainer tersebut masuk ke jalan irigasi.

“Kita akan lakukan penyidikan lebih lanjut, nanti kita bawa juga sebagai saksi sementara dilakukan pemeriksaan di Mapolres Karawang,” katanya.

Identitas 3 korban
Polres Karawang dan sopir truk
Proses evakuasi mobil sedan yang ringsek dihantam truk kontainer di Jalan Irigasi Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Karawang.

Informasi yang dihimpun, tiga orang yang tewas tersebut merupakan satu keluarga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. Berikut identitasnya: Idik Tasdik (46), Itiar (42) dan M.A. Miyaz (8).

Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Irigasi Bendasari, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Karawang pada Minggu (15/2) malam.

Baca juga: Kejinya Pacar Ibu Aniaya Balita 2,5 Tahun di Karawang, Pelaku Sempat Ngotot Tak Bersalah

Berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat kendaraan kontainer trailer bernomor polisi B 9107 UEI dari arah Jalan Baru memaksa melintasi turunan ke jalan irigasi.

Namun karena jalannya yang sempit dan curam, membuat sopir kehilangan kendali hingga kendaraan oleng, terguling dan menimpa sedan Toyota Corona bernomor polisi T 1275 KN.

“Ada warga (pak ogah) yang mengarahkan walaupun sebenarnya jalan ini adalah jalan kabupaten yang bukan peruntukan untuk kendaraan kontainer, kemudian terjadilah terguling karena jalannya sempit, tidak cukup untuk kendaraan besar,” beber Sudiryanto. (*)