
Sementara Manajer PT VIM, Agung Djajadiputra menuturkan, tidak mau ambil pusing terkait kapan relokasi dilaksanakan.
Pihaknya mengaku akan mengikuti kebijakan pemerintah daerah. “Kami mengikuti arahan Pemda,” kata dia.
Berdasarkan catatan PT VIM, pedagang yang siap dipindahkan sudah ada 751 pedagang. “Ada 742 dan per hari ini ada tambahan 9 jadi 751 pedagang,” katanya.
Pihaknya juga mengklaim bahwa harga yang dianggap kemahalan itu sebelumnya sudah melalui kesepakatan dengan Pemda dan pedagang.
“Harga sesuai kesepakatan dan yang pasti lebih murah daripada Pasar Cilamaya,” singkat Agung. (red)








