Beranda Headline Syuting Perdana Film ‘Pelangi di Tengah Hujan’ Karya Seniman Karawang, Angkat Isu...

Syuting Perdana Film ‘Pelangi di Tengah Hujan’ Karya Seniman Karawang, Angkat Isu Sosial Kemanusiaan 

Film pelangi hujan karawang
Film karya seniman Karawang berjudul Pelangi di Tengah Hujan resmi melaksanakan shooting perdana pada Sabtu, 26 Juli 2025.

KARAWANG – Film karya seniman Karawang berjudul Pelangi di Tengah Hujan resmi melaksanakan shooting perdana pada Sabtu, 26 Juli 2025.

Sebelum shooting dimulai, digelar pembukaan secara seremonial. Pembukaannya ditandai dengan potong tumpeng, berlangsung di SDN Nagasari II Karawang Barat.

Beberapa tokoh dan pejabat setempat turut hadir dan memberikan dukungan. Hadir diantaranya; Camat Karawang Barat Agus Somantri, Kapolsek Karawang Kota, perwakilan Kejaksaan Negeri Karawang, Bhabinkamtibmas Desa Nagasari Ade Sukardi, serta unsur dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karawang.

Baca juga: Purwakarta Gelar Pelayanan Publik dan Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Desa

Film di bawah naungan Lumbung Padi Picture ini mengangkat isu sosial kemanusiaan, pihaknya melibatkan talenta lokal sebagai bagian dari upaya pemberdayaan komunitas kreatif Karawang.

Film pelangi hujan karawang
Film karya seniman Karawang berjudul Pelangi di Tengah Hujan resmi melaksanakan shooting perdana pada Sabtu, 26 Juli 2025.

Penulis cerita sekaligus penggagas ide, Ritchie Freddy Suntara mengatakan, film Pelangi di Tengah Hujan merupakan langkah awal dari Lumbung Padi Picture dalam menghadirkan karya yang tidak hanya menghitung, tetapi juga mengangkat nilai-nilai pendidikan dan karakter.

Baca juga: Sampah di Karawang Jadi Sorotan, TPA Jalupang Masuk Daftar TPA yang Kena Sanksi DLH Jabar

“Kami resmi memulai produksi Pelangi di Tengah Hujan. Film ini mengangkat isu-isu mengenai karakteristik anak-anak sejak usia ini. Kami ingin menyampaikan pesan kuat melalui pendekatan yang halus dan realistis. Insyaallah film ini akan tayang di layar lebar,” katanya Senin, 28 Juli 2025.

Ritchie menambahkan, proses produksi akan berlangsung secara fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan serta kondisi para pemain, terutama anak-anak.

Ia berharap film ini tidak hanya menjadi hiburan semata, namun juga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan budaya dan industri perfilman daerah. (*)