KARAWANG – Anggota Komisi IV DPRD Karawang, Didin Sirojudin, menyoroti maraknya aksi tawuran di kalangan pelajar dan remaja. Dia menilai persoalan itu harus disikapi serius agar tak terulang terus menerus.
Didin mengaku, selama satu bulan terakhir DPRD kerap mendengar dan menerima laporan tawuran antar pelajar di berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Karawang.
Oleh karenanya ia menekankan, pencegahan konkret harus dilakukan. Salah satunya bisa dengan memanfaatkan teknologi untuk mendeteksi rencana tawuran yang seringkali direncanakan melalui media sosial.
Baca juga: PPTSB Karawang Gelar Rapat Semester Perdana di 2025, Ini yang Dibahas
“Biasanya, sebelum tawuran terjadi, mereka janjian dulu lewat media sosial. Ini sebenernya bisa lebih mudah dideteksi. Tapi yang paling penting adalah pengawasan dari orang tua dan edukasi di rumah untuk mencegah anak-anak terlibat dalam aksi semacam itu,” ujar Didin pada Rabu, 29 Januari 2025.
Didin menghimbau kepada para orang tua untuk turut memperhatikan aktivitas anak, terutama ketika hendak keluar rumah di malam hari. Pasalnya, kata Didin, tawuran seringkali terjadi ketika malam atau menjelang dini hari.









