KARAWANG – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karawang menggelar Halal Bihalal PKS Karawang pada Minggu (5/4/2026) di Aula Husni Hamid, Karawang. Kegiatan ini diikuti kader dari berbagai tingkatan, mulai dari DPD, DPC hingga DPRa se-Kabupaten Karawang.
Kegiatan Halal Bihalal PKS Karawang ini menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas, memperkuat kekompakan kader, serta mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua DPD PKS Karawang, Adin Jaelani, mengatakan bahwa Halal Bihalal PKS Karawang tahun ini dikemas dengan konsep pesta rakyat agar kader dapat berkontribusi langsung dalam mendukung pelaku UMKM.
Baca juga: Program Prioritas Kantah Karawang di 2026: Fokus PTSL hingga Integrasi Data PBB
“Halal bihalal kali ini kami kemas sebagai pesta rakyat. Kader dari DPD hingga DPRa kami libatkan untuk mendukung UMKM,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dapat menukarkan kupon dengan berbagai makanan yang tersedia di stan UMKM yang telah disiapkan oleh panitia. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi pelaku usaha lokal.
Adin juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengundang Bupati Karawang, namun yang bersangkutan tidak dapat hadir karena kondisi kesehatan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa PKS Karawang tetap berkomitmen mendukung program pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Aep Syaepuloh dan Wakil Bupati Maslani.
“Sejak awal pencalonan, kami sudah memperjuangkan dan mendukung beliau,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Adin juga menyinggung dinamika internal partai. Ia menyebutkan bahwa pergantian kepengurusan di tubuh PKS Karawang akan dilakukan melalui Musyawarah Daerah sebagai bagian dari proses kaderisasi.
“Di PKS, masa kepemimpinan cukup satu periode. Kaderisasi harus terus berjalan,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan sebelumnya di bawah Haji Budiwanto yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Dengan perolehan tujuh kursi di DPRD Karawang, PKS Karawang menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah, dengan mengedepankan gagasan serta kritik yang konstruktif.
Baca juga: Muscab 2026 PKB Karawang: Era Baru Partai Berbasis Data dan Pelayanan Publik
“Karawang ini luas. Tidak bisa dibangun oleh satu atau dua orang saja. Perlu kolaborasi semua pihak,” tegasnya.
Menurutnya, mewujudkan visi “Karawang Maju” bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik.
“PKS akan tetap menjadi rekan strategis pemerintah daerah,” pungkasnya. (*)









