PURWAKARTA-Warga Kampung Cinta Karya Desa Cikopo Purwakarta mempertanyakan kegiatan pembangunan perusahaan Cina yang dianggap meresahkan akibat aktifitas perusahaan yang mengganggu warga sekitar pembangunan.
PT Mas Fortuna Industri yang sedang melakukan pembangunan disebut tidak pernah melakukan komunikasi untuk izin lingkungan warga sekitar yang sangat berdampak.
Walau beredar tandatangan Kepala Desa Cikopo Maya Firmansyah beserta aparat desa dan warga dengan dugaan penerimaan uang dengan nominal berbeda untuk izin lingkungan, namun diduga ada pemalsuan tanda tangan dan bukan tanda tangan warga yang paling berdampak.
“Kami tidak pernah menandatangani apapun terkait kegiatan pembangunan perusahaan ini,”jelas salah satu warga yang tempat tinggalnya sangat dekat dengan lokasi pembangunan Senin (13/4).
“Kepala Desa pun seolah tidak bertanggung jawab, dan tidak peduli dengan warga yang paling dekat dengan kegiatan,” ucapnya.
“Kegiatan mereka hingga larut malam menjelang dini hari, alat berat dan armada bongkar muat material sangat mengganggu warga, tapi mereka tak peduli,” tegasnya.
“Mulai pekerjaan sebelum Ramadhan dan keluhan kami sudah kami sampaikan ke Camat Bungursari, namun belum ada tindak lanjutnya,” pungkasnya.
Sementara Kepala Desa Cikopo Maya Firmansyah saat ditemui di kantor desa sedang tidak berada ditempat, bahkan Maya saat dihubungi untuk meminta keterangan terkait penerimaan uang dari pihak perusahaan tidak menjawab.(trg)









