Beranda Karawang Telaga Desa KIIC Hijaukan SMAN 2 Klari lewat School Go Green, Dorong...

Telaga Desa KIIC Hijaukan SMAN 2 Klari lewat School Go Green, Dorong Jadi Sekolah Adiwiyata

Penghijauan kiic sman klari
Kawasan Industri KIIC melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bersama 58 perusahaan anggota telaga desa Agro Enviro Education Park menggelar kegiatan penghijauan lingkungan pendidikan bertajuk School Go Green di SMAN 2 Klari.

KARAWANG – Kawasan Industri KIIC melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bersama 58 perusahaan anggota telaga desa Agro Enviro Education Park menggelar kegiatan penghijauan lingkungan pendidikan bertajuk School Go Green di SMAN 2 Klari, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan sekolah hijau dan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar. SMAN 2 Klari dipilih sebagai lokasi pelaksanaan School Go Green tahun 2026 karena menjadi kandidat Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Barat serta dinilai masih membutuhkan dukungan penghijauan di lingkungan sekolah.

Government & Public Relation Department Head KIIC, Wahyu Mulyandaru mengatakan, program School Go Green diharapkan menjadi titik awal gerakan penghijauan di lingkungan sekolah yang mampu mengajak siswa lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Baca juga: Jatuh Bangun Sanggar Batik di Karawang, Dari Duka Keluarga hingga Cetak Ribuan Pembatik

“Kegiatan ini diharapkan dapat menyadarkan siswa-siswi akan pentingnya menjaga lingkungan melalui gerakan menanam dan merawat pohon, menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya, serta memanfaatkan limbah kantin atau sampah makanan menjadi kompos,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, KIIC bersama perusahaan anggota telaga desa memberikan bantuan berupa 25 bibit pohon mangga, 25 bibit jambu cingcalo, 25 bibit nangka, serta 25 pohon ketapang kencana dan salam. Selain itu, disalurkan pula 10 unit tempat sampah dari telaga desa KIIC, 12 unit tempat sampah dari PT Yushiro, dan empat unit toren air dari PT Schutz.

Tak hanya bantuan sarana penghijauan, kegiatan juga akan dilanjutkan dengan pelatihan optimalisasi lahan sekolah serta pembuatan pupuk kompos padat dan cair bagi siswa dan guru SMAN 2 Klari.

Sejak pertama kali dijalankan pada tahun 2017, program School Go Green telah menjangkau sembilan sekolah di Kabupaten Karawang. Di antaranya SMPN 1 Telukjambe Timur, SMPN 2 Telukjambe Timur, SMPN 5 Karawang Barat, SMAN 6 Karawang Barat, SMAN 1 Telukjambe Barat, SMKN 1 Rengasdengklok, SMAN 1 Majalaya, SMK Yapercik-KIIC dan SMAN 1 Tegalwaru.

Baca juga: Naik Kelas, Racikan Jamu Estetik Jeng Ratu di Karawang Tembus Singapura dan Malaysia

Wahyu menjelaskan, telaga desa Agro Enviro Education Park merupakan pusat penelitian, pelatihan, pendidikan, kepedulian pertanian, pelestarian lingkungan, dan ekowisata yang menjadi bagian dari program CSR KIIC.

Penghijauan kiic sman klari
Kawasan Industri KIIC melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bersama 58 perusahaan anggota telaga desa Agro Enviro Education Park menggelar kegiatan penghijauan lingkungan pendidikan bertajuk School Go Green di SMAN 2 Klari.

Selain School Go Green, KIIC bersama Telaga desa juga menjalankan program Green Campaign berupa gerakan penghijauan di lahan milik desa. Hingga akhir tahun 2025, tercatat sebanyak 62.643 bibit pohon telah didistribusikan dan ditanam untuk mendukung program penghijauan yang dilakukan pemerintah, komunitas lingkungan, dan masyarakat umum.

“Harapan kami, gerakan penghijauan ini dapat menjadi budaya di lingkungan sekolah sehingga siswa memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini,” katanya.

Ia juga berharap seluruh perusahaan tenant di KIIC dapat bergabung menjadi anggota telaga desa Agro Enviro Education Park sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui program CSR perusahaan.

Baca juga: Kloter Terakhir Jemaah Haji Karawang Resmi Diberangkatkan, Pemerintah Pastikan Dukungan Penuh

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 2 Klari, Samira Suminarsari S.Pd M.Pd menyampaikan apresiasi atas kepedulian program CSR Telaga Desa dalam kegiatan penghijauan melalui program School Go Green yang digelar di lingkungan sekolah.

Menurutnya, program penanaman pohon tersebut diharapkan tidak berhenti hanya pada kegiatan seremonial, melainkan berkelanjutan melalui pendampingan dan pengawasan dari pihak Telaga Desa maupun manajemen KIIC.

“Kami berharap CSR dari Telaga Desa ini tidak berhenti sampai di sini. Setelah penanaman pohon, mudah-mudahan ada kesinambungan dan pihak Telaga Desa terus melakukan kontrol serta pendampingan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, pihak Telaga Desa telah menyiapkan kesempatan bagi sekolah untuk membentuk kader-kader lingkungan. Di SMAN 2 Klari sendiri, para siswa nantinya akan dilatih mengenai cara merawat pohon agar tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Alhamdulillah, SMA Negeri 2 Klari sudah ada kader-kader yang akan mengikuti kegiatan ini. Setelah kegiatan selesai, mereka akan dilatih bagaimana cara merawat pohon hingga nanti besar dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Baca juga: Siswi MI di Karawang Hilang 4 Hari, Rupanya Dibawa Kabur Pacar Menginap di Jembatan

Ditempat yang sama, HRD Manager PT KAO Indonesia mengatakan, HRD Manager PT KAO Indonesia mengatakan pihaknya turut berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan yang digelar melalui program CSR bersama KIIC dan Telaga Desa.

Menurutnya, PT KAO Indonesia merupakan bagian dari anggota grup CSR-KIIC yang selama ini aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial dan lingkungan di kawasan KIIC maupun Kabupaten Karawang.

“Program ini biasanya bekerja sama dengan pihak sekolah, instansi pemerintah maupun warga di Karawang. Karena kami sudah menjadi bagian dari anggota CSR-KIIC, maka kami ikut membantu dalam program penanaman pohon pada kegiatan ini,” pungkasnya. (*)