Beranda Karawang Naik Kelas, Racikan Jamu Estetik Jeng Ratu di Karawang Tembus Singapura dan...

Naik Kelas, Racikan Jamu Estetik Jeng Ratu di Karawang Tembus Singapura dan Malaysia

Jamu jeng ratu di karawang
Kinasih Eko Yuliani atau yang akrab disapa Jeng Ratu kini berhasil menghadirkan jamu dengan konsep modern yang diminati kalangan muda.

KARAWANG – Lebih dari 40 tahun berkecimpung di dunia jamu, Kinasih Eko Yuliani atau yang akrab disapa Jeng Ratu kini berhasil menghadirkan jamu dengan konsep modern yang diminati kalangan muda.

Minatnya terhadap jamu berawal dari sang ayah yang dikenal sebagai tabib. Menurutnya, pada masa dahulu kemampuan meracik obat tradisional sangat dibutuhkan, terutama di daerah yang belum memiliki akses layanan kesehatan memadai.

“Ayah saya tabib. Orang dulu tidak mengenal ambulans atau dokter. Jadi kalau ada yang sakit atau terkena malaria, masuk ke hutan mencari tanaman yang bisa jadi obat,” ujar Jeng Ratu saat pembukaan Balandongan Rajakami di Karawang pada Minggu, (18/5).

Baca juga: Bupati Aep Hibahkan Tanah untuk Lansia, Ketua DPRD Karawang Ngaku Terinspirasi

Sebagai anak sulung, ia mengaku sejak kecil kerap membantu ayahnya meracik obat tradisional. Ketertarikannya terhadap jamu pun semakin besar hingga akhirnya melakukan berbagai riset, mulai dari bahan baku hingga standar keamanan pangan.

Dari perjalanan tersebut lahirlah Omah Jamu Jeng Ratu yang kini telah memiliki mitra di sejumlah kota, bahkan produknya diminati hingga Singapura dan Malaysia.

Berbeda dari jamu tradisional pada umumnya, jamu racikan Jeng Ratu tampil lebih modern dan estetik layaknya minuman kekinian. Warna-warni alami seperti biru keunguan dari bunga telang hingga merah dari kayu secang membuat tampilannya lebih menarik bagi anak muda.

“Kalau dari tampilannya itu seperti minuman kekinian, padahal sebenarnya jamu. Kita juga buat berlayer-layer supaya lebih menarik,” katanya.

Baca juga: Asprumnas Jabar soal Jalan Rusak di Perumahan Dawuan: Bukan Kelalaian Developer

Menurutnya, konsep tersebut sengaja dihadirkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak sungkan mengonsumsi jamu.

Tak hanya menyajikan minuman herbal, pihaknya juga menyediakan layanan konsultasi kesehatan sebelum jamu diracik sesuai kebutuhan pelanggan.

“Best seller-nya antiinflamasi, kunyit. Sejak zaman nenek moyang sudah dikenal sebagai antiinflamasi yang mujarab,” ucapnya.