Beranda Headline Sekolah Adiwiyata di Karawang Belum Maksimal, Dari Target 80 Persen Baru Terealisasi...

Sekolah Adiwiyata di Karawang Belum Maksimal, Dari Target 80 Persen Baru Terealisasi 10 Persen 

80 persen sekolah adiwiyata karawang
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mentargetkan sekolah Adiwiyata di Karawang, Jawa Barat mencapai 80 persen. Namun kenyataannya, target tersebut baru terealisasi 10 persen.

KARAWANG – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mentargetkan sekolah Adiwiyata di Karawang, Jawa Barat mencapai 80 persen. Namun kenyataannya, target tersebut baru terealisasi 10 persen.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang membenarkan minimnya capaian tersebut. Namun target tersebut menyasar ke seluruh kabupaten dan kota se-Indonesia, bukan hanya Karawang.

“Ada amanah dari kementerian, jadi setiap kabupaten/kota se-Indonesia harus mencapai target 80 persen sekolah ikut serta dalam Sekolah Adiwiyata,” ujar Kabid Tata Lingkungan dan Penataan Peraturan Lingkungan DLH Karawang, Kamis (21/5).

Baca juga: Siswi MI di Karawang Hilang 4 Hari, Rupanya Dibawa Kabur Pacar Menginap di Jembatan

Ia menuturkan, sejauh ini sekolah yang telah mengikuti program Adiwiyata baru mencapai sekitar 10 persen dari total sekolah yang ada.

Berdasarkan catatannya, jumlah sekolah di Karawang mencapai sekitar 1.500 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Artinya, sedikitnya sekitar 1.200 sekolah perlu terlibat dalam program Adiwiyata untuk mencapai target tersebut.

Namun hingga kini, capaian Karawang masih berada di kisaran 10 persen.

“Nah, sekarang yang sudah ikut baru sekitar 10 persen. Makanya target ini harus terus dikejar secara bertahap,” kata Lucky.

Baca juga: 15 Sekolah di Karawang Raih Adiwiyata, Disdikbud Dorong Budaya Peduli Lingkungan

Menurut Lucky, kendala yang masih banyak dihadapi sekolah adalah kesiapan sarana dan prasarana penunjang untuk memenuhi kriteria penilaian Adiwiyata.

“Karena untuk masuk kriteria penilaian itu kan masih ada sekolah yang sarana prasarananya belum lengkap,” ujarnya.

Meski demikian, DLH Karawang mulai meningkatkan pendampingan melalui kader Adiwiyata agar lebih banyak sekolah siap mengikuti penilaian.

“Untuk timeline pelaksanaannya kita mengikuti kementerian, jadi sekarang sekolah-sekolah yang mau mengikuti sedang persiapan dan kami juga fokus sosialisasi dan pendampingan,” terangnya.

Sementara itu, Kader Adiwiyata DLH Karawang, Usep Saepul Mikdar, menyebut jumlah sekolah yang mengikuti penilaian Adiwiyata tahun 2026 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.