Beranda Headline GP Ansor Nyatakan Sikap, Tolak Penceramah Syafiq Riza Basalamah

GP Ansor Nyatakan Sikap, Tolak Penceramah Syafiq Riza Basalamah

PURWAKARTA-Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Purwakarta sebagai organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama yang memiliki mandat menjaga ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta harmoni kehidupan umat beragama, menyampaikan sikap terkait rencana kegiatan ceramah yang menghadirkan Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.

Bahwa selama ini Kabupaten Purwakarta dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam Rahmatan Lil ‘alamin yang diwariskan oleh para ulama, kiai, dan Masyayikh Ahlussunnah Wal Jamaah. Tradisi keagamaan seperti tahlil, istighasah, maulid Nabi, ziarah kubur, tawassul, dan berbagai bentuk ekspresi keberagamaan lainnya telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat Islam di Purwakarta.

“Kami memandang bahwa berbagai pandangan keagamaan yang didakwahkan oleh Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A, sering kali mempertentangkan tradisi keagamaan tersebut dengan menggunakan pendekatan yang kurang menghargai khazanah fiqih, tasawuf, dan budaya Islam Nusantara yang selama ini menjadi perekat persatuan umat,”jelas Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purwakarta H. Moch. Deden Rohmatur Raudhoh Minggu (14/6).

“Dalam banyak kesempatan, narasi yang membid’ahkan, menyesatkan, atau mendeligitimasi praktik keagamaan mayoritas umat Islam berpotensi menimbulkan keresahan, perpecahan, serta konflik sosial di tengah masyarakat. Kondisi demikian tentu tidak sejalan dengan semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah yang senantiasa diperjuangkan oleh Nahdlatul Ulama dan Gerakan Pemuda Ansor,”tegasnya.

Dikatakan, atas dasar tanggung jawab moral dan organisatoris dalam menjaga akidah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah serta menjaga kondusifitas kehidupan beragama di Kabupaten Purwakarta, GP Ansor menyatakan dengan tegas.
Menolak penyelenggaraan kegiatan ceramah yang menghadirkan Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. di wilayah Kabupaten Purwakarta yang akan diselenggarakan Jumat (19/6) pekan mendatang.

“Penolakan ini bukanlah bentuk permusuhan terhadap individu tertentu, melainkan ikhtiar menjaga kemaslahatan umat, melindungi tradisi keagamaan yang telah diwariskan para ulama, serta mencegah berkembangnya paham keagamaan yang berpotensi memicu polarisasi di tengah masyarakat,”ungkap Deden.

“Kami menghimbau kepada aparat keamanan untuk memberi pertimbangan kepada penyelenggara supaya membatalkan menghadirkan penceramah Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA. tersebut demi penjagaan kondusifitas dan keamanan,”ujarnya.

Ditegaskan, seluruh kader Ansor, Banser, warga Nahdliyin, para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen umat Islam untuk tetap mengedepankan akhlakul karimah, menjaga ketertiban, menaati hukum yang berlaku, serta menghindari segala bentuk tindakan provokatif yang dapat merugikan persatuan umat dan bangsa.

GP Ansor menegaskan, dalam hal penyelenggaraan dan masih meneruskan kegiatan tersebut dengan tetap menghadirkan Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA, maka GP Ansor akan melakukan tindakan sebagai pihak yang memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga dan memelihara harmoni di tengah masyarakat dalam bingkai Islam yang Rahmatan Lil ‘Aalaamiin. Menjaga Ahlussunnah wal Jamaah adalah amanah. Merawat persatuan umat adalah kewajiban.(trg)