Beranda Advertorial Pasca Pandemi, Pemkab Berikan Motivasi Kepada Pelaku Wisata Kuliner

Pasca Pandemi, Pemkab Berikan Motivasi Kepada Pelaku Wisata Kuliner

PURWAKARTA-Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Purwakarta memberikan motivasi dalam pembinaan terhadap pelaku wisata kuliner pasca Pandemi Covid-19 yang dilaksanakan di Resort Giri Tirta Desa Taringgul Tonggoh Wanayasa Purwakarta Kamis (7/7) yang dihadiri oleh Kabag Kesra Setda Purwakarta A.M Sundari, Ketua Pokdarwis Kabupaten Purwakarta Mochamad Aripin, Ketua Ekraft Kabupaten Purwakarta Saeful Bachri Dzamil dan pelaku wisata kuliner.

Puluhan peserta dari kalangan pelaku wisata kuliner yang membuka usahanya di tempat-tempat wisata se Kabupaten Purwakarta diajak untuk bangkit dan tetap menjalankan aktifitasnya sebagai bagian dari program ekonomi kreatif pada masa pandemi hingga pasca pandemi di Purwakarta.

Dalam penyampaiannya Pjs Sekda Kabupaten Purwakarta melalui Kabag Kesra Setda Kabupaten Purwakarta A.M Sundari mengatakan Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus memberikan motivasi dan pembinaan kepada pelaku wisata kuliner di Kabupaten Purwakarta.

“Dimasa Pandemi Pemkab gencar melakukan pembinaan dan mencari solusi untuk para pelaku wisata kuliner, baik berupa bantuan maupun pelatihan,”jelas Kabag Kesra Setda Purwakarta A.M Sundari Kamis (7/7).

“Para pelaku wisata kuliner yang membuka usahanya sempat terganggu akibat pandemi, namun kita terus mencari solusi terlebih banyaknya tempat wisata yang juga berdampak akibat Pandemi,”ujarnya.

“Langkah Pemkab melakukan pembinaan dan diharapkan pelaku wisata kuliner ini bangkit kembali karena salah satunya juga mereka merupakan kalangan atau pelaku ekonomi kreatif, dan kami berharap mereka para pelaku wisata kuliner ini sudah kembali menjalankan roda perekonomian melalui usahanya,” tegasnya.

 

Sementara Ketua Pokdarwis Purwakarta Mochamad Aripin dalam keterangannya mengatakan bila kita berbicara tempat wisata maka selayaknya memang harus berdampingan dengan pelaku usaha wisata kuliner.

“Bila kita berbicara objek wisata maka perlu adanya pendampingan dalam pengembangan tempat wisata tersebut,”jelas Aripin.

“Pengembangannya harus melibatkan banyak pihak, pemerintah lokal, organisasi atau komunitas setempat, dan bisnis lokal yang melibatkan masyarakat wilayah,”ungkapnya.

“Semua berperan penting dan ada keterkaitan dalam pengembangan dalam mewujudkan desa wisata dan sapta pesona,”tegasnya.

“Roda perekonomian masyarakat khususnya bisa lebih meningkat dengan keberadaan tempat wisata, dan tentu saja harus ditunjang juga oleh fasilitas yang tersedia baik dari penyedia tempat wisata maupun pemerintah lokal,” ungkapnya.

“Sektor pariwisata merupakan salah satu penghasil devisa setelah minyak dan gas, bisnis pariwisata juga merupakan bisnis yang ramah lingkungan sehingga peluang peningkatan perekonomian lokal dengan melibatkan pelaku wisata kuliner cukup tinggi apabila dikelola dengan baik,”ucapnya.

“Maka peran kebijakan lokal juga penting dalam menjaga keberlangsungan wisata, terlebih pasca Pandemi, perekonomian lokal harus kembali berjalan dan bangkit terutama para pelaku wisata kuliner dengan menjaga kualitas dan memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata,” pungkasnya. (trg)