PURWAKARTA-Program Bupati Kabupaten Purwakarta Saepul Bahri Binzein setiap hari Rabu seluruh ASN menggunakan kendaraan Angkutan Umum tak terbukti.
Pasalnya, dengan dalih tidak ada angkot dari Maracang ke Plered, Bupati akhirnya menggunakan salah satu angkutan online menuju ke Citeko Plered tempat kegiatan Gempungan pelayanan publik.
“Karena tidak ada angkot dari Maracang ke Plered hari kedua Rebo Ngumum kita gunakan angkutan online,” jelas Bupati Kabupaten Purwakarta Saepul Bahri Binzein dalam unggahannya di Medsos miliknya, Rabu (13/5).
Dari pantauan media bahwa ada beberapa trayek angkot yang bisa mengantarkan ke lokasi Gempungan di Citeko Plered.
Angkot 07 melayani jalur Maracang (Taman Pahlawan)-Pasar Jumat-Pasar Rebo-Sindangkasih-Cipaisan-Koncara-Maracang, kalau Bupati mau menggunakan Angkot ke Plered bisa berhenti di Perapatan Parcom.
Dari Parcom ada Angkot langsung ke Plered, warna hijau muda atau bisa menggunakan kendaraan lainnya seperti Elf jurusan Purwakart-Bandung, namun Elf tidak langsung ke Plered, hanya mengantarkan sampai Cianting.
Dari Plered ada Angkot lainnya trayek Plered Sukamulya Tegalwaru, kalau Bupati Purwakarta mengatakan tidak ada trayek Angkot ke Citeko Plered mungkin Bupati belum paham trayek Angkot di Kabupaten Purwakarta.
Lalu bagaimana nasib ASN yang ikut dalam Gempungan pelayanan publik di Citeko Plered, apakah sudah benar menerapkan Rebo Ngumum? (trg)









