
Kepala Dinas Perikanan Karawang, Ade Sudiana mengaku akan meminta jajarannya segera tancap gas mengatasi hal itu.
Baca juga: Harga BBM Naik, Pemprov Jabar Siapkan Rp 27 Miliar untuk Bantu Nelayan, Petani dan Pelaku UKM
Sebagai permulaan, pihaknya akan mengidentifikasi dahulu penyebab rendahnya penarikan PAD, termasuk memanggil 12 pentolan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan 2 Balai Benih Ikan (BBI).
Pasalnya, TPI dan BBI merupakan sumber utama PAD Dinas Perikanan. Jika realisasinya memble, maka pasti ada faktor penyebabnya.
“Kita akan undang 12 TPI dan 2 BBI hari Senin besok. Kita mau klarifikasi kenapa sampai Oktober capaiannya masih rendah, apakah karena PAD terlalu besar atau bagaimana kita cari tau dulu,” kata Ade, Kamis (20/10/2022). (red)








