Beranda Headline Dinkes Bagikan Tips Penyemprotan Disinfektan Mandiri, Ini Caranya

Dinkes Bagikan Tips Penyemprotan Disinfektan Mandiri, Ini Caranya

TVBERITA.CO.ID, KARAWANG  РDinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang saat melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke kantor redaksi Tvberita.co.id, Jumat (20/3), membagikan tips dan trik membuat cairan disinfektan secara mandiri.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Karawang, Sri Kurniati menuturkan, sesuai edaran nomor 443.32/1676/Dinkes, masyarakat umum bisa membuat cairan disinfektan secara mandiri. Tidak hanya membuat, masyarakat pun diimbau untuk melakukan disinfeksi secara mandiri.

Bagaimana caranya?

Ini dia tips disinfeksi yang dibagikan langsung oleh Dinkes secara eksklusif ke awak redaksi Tvberita.co.id.

Pertama, adalah prosedur sasaran disinfeksi. Disinfeksi sendiri adalah cara pencegahan penyebaran virus, termasuk virus Covid-19. Ada tiga sasaran disinfeksi. Satu, disinfeksi lingkungan. Yaitu penyemprotan pada permukaan datar seperti lantai, dinding, meja, kursi, lemari, dan perabot rumah tangga. Dua, disinfeksi benda yang paling sering bersentuhan dengan tangan seperti pegangan tangga, gagang pintu, gagang telepon, workstation, peralatan dapur dan makan, toilet dan wastafel. Tiga, disinfeksi ventilasi buatan seperti air conditioner, air sterilization, air purifier, dan AC sentral.

Kedua, adalah jenis disinfektan. Disinfektan yang dapat digunakan adalah bleaching alias pemutih dengan takaran dua sendok makan per satu liter air. Dicampur karbol dengan takaran dua sendok makan per satu liter air. Dan pembersih lantai dengan takaran satu tutup botol per lima liter air.

Terakhir adalah langkah-langkah disinfeksi secara mandiri. Terdiri dari 10 poin, yaitu:

1. Gunakan sarung tangan dan masker tiap melakukan penyemprotan disinfektan.
2. Persiapkan tisu, kain mikrofiber, botol sprayer atau alat penyemprot hama (manual/elektrik).
3. Persiapkan cairan disinfektan yang akan digunakan.
4. Lakukan pengelapan pada lingkungan permukaan datar dan biarkan tetap basah selama 10 menit.
5. Bagi pengguna botol sprayer, semprotkan cairan disinfektan pada tisu dan lakukan pengelapan secara zig-zag atau memutar dari tengah kelaur.
6. Untuk disinfeksi ventilasi buatan, lakukan penyemprotan sebelum unit dinyalakan.
7. Disikfeksi peralatan pribadi pekerja dapat menggunakan cairan disinfektan personal pada saat sebelum digunakan.
8. Lepaskan masker dan sarung tangan dan lanjutkan dengan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
9. Frekuensi disinfeksi dilakukan minimal sebelum jam kerja, saat jam istirahat, dan setelah jam kerja. Dengan maksimal disinfeksi setiap dua jam sekali.
10. Selalu cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. (fzy)