Beranda Karawang Gelaran Ngarumat Jagat Sanggabuana Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi Warga

Gelaran Ngarumat Jagat Sanggabuana Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi Warga

KARAWANG- LSM Lodaya Karawang menggelar acara “Ngarumat Jagat Sanggabuana” dengan berbagai jenis kesenian yang menghadirkan puluhan budayawan dan pegiat lingkungan.

Dalam Pembukaan kegiatan “Ngarumat Jagat Sanggabuana” turut hadir Sekretaris Daerah, Acep Jamhuri, Ketua Komisi III DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, Anggota DPRD Karawang, Indiryani dan Toto Suripto, Kepala Disparbud, Yudi Yudiawan, Kacab BJB Karawang, Perwakilan Kemendagri dan para Kepala Desa se Kecamatan Tegalwaru.

Ketua Pelaksana “Ngarumat Jagat Sanggabuana”, Nace Permana mengungkapkan acara tersebut digelar rutin setiap tahunnya, hanya saja di tahun 2022 ini Lodaya berkolaborasi dengan Pemkab Karawang.

Baca Juga: Resmi Dilantik, Meitri Targetkan Hanura Dapat 3 Kursi di Legislatif

“Acara ini rutin digelar oleh LSM Lodaya, dan saat ini kita berkolaborasi dengan Pemkab. Sementara itu tujuannya kegitan ini untuk meningkatkan rasa memiliki akan kebudayaan, terutama wilayah Tegalwaru yang memiliki catatan sejarah, bahwa saat Mataram memerintahkan Singaperbangsa itu di Tegalwaru yang lokasinya kini masuk ke Purwakarta,” kata Nace kepada Wartawan, Senin (21/3/2022)

Nace juga merinci kegiatan “Ngarumat Jagat Sanggabuana” ini dimulai dengan Ngarak Dingdang, tarian Ajeng, Prosesi Ruatan, Pemotongan Kerbau bule, penampilan Pariska, Wayang Golek, tawasulan.

“Tadi acara Ruatan nya sudah digelar, tadi juga ada debus, tarian Ajeng yang sudah mulai punah, rencananya di malam Kamis nya nanti ada acara Sanggabuana bersholawat,” jelasnya.

Menurut Nace perhelatan kebudayaan seperti “Ngarumat Jagat Sanggabuana” mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Dalam 3 Bulan, Polisi Tangkap 38 Pengedar Narkoba di Karawang

“Kami juga mengajak masyarakat lain, agar ada kolaborasi antara seni budaya dan ekonomi, maka dihadirkan juga ini tenan- tenan yang di isi oleh semua desa yang ada di Kecamatan Tegalwaru, jadi potensi yang ada di desa itu dihadirkan,” ujarnya.

Baca Juga :   Larang Pakai Jerigen, Pihak Pom Bensin Biarkan Pembeli Bolak-balik Isi Tangki Kendaraan

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi masyarakat untuk terus melestarikan budayanya.

“Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang mencintai seni budaya, negara barat itu sudah pada maju, namun mereka tidak memiliki identitas, dan saat ini mereka sibuk menggali seni budaya leluhurnya,” pungkasnya. (ddi)

Artikel sebelumnyaDewan Rizka Ingatkan IPNU-IPPNU Karawang Siapkan Generasi Emas 2045
Artikel selanjutnyaIPNU-IPPNU Karawang Dorong Semangat Literasi bagi Pelajar