
Dalam hal ini, saat dirinya meninjau dan menjajal transaksi QRIS disalah satu kios di Pasar Johar, kebetulan ia mendapati ada nama yang tidak sesuai.
Baca juga: Harga Minyak Goreng Diprediksi Meroket, BPKN: Ada Indikasi Penimbunan
Meskipun begitu, Destry mengaku bangga lantaran beberapa toko di Pasar Johar Karawang telah bertransaksi menggunakan metode QRIS.
Ia pun berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Karawang karena telah mendorong para pedagang untuk bertransaksi menggunakan QRIS.
“Nah yang tidak sesuai namanya, tadi kami sudah minta untuk berkoordinasi dengan bank-nya, agar namanya bisa keluar sesuai dengan nama pemilik rekening. Ini nanti dari bapak Asda yang akan terus memfollow up,” tutupnya. (*)











