
Dari hasil skrining Selangkah, sebanyak 0,9% peserta didiagnosis dengan kategori BIRADS 4, yang menandakan adanya massa mencurigakan dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
”Kami berharap peserta dengan hasil BIRADS 4 segera melakukan tindak lanjut medis,” tambah dr. Vera.
Kisah Nyata: Deteksi Dini Selamatkan Seorang Guru
Salah satu kisah inspiratif datang dari Melda Hutagalung, seorang guru yang mengikuti Selangkah pada Agustus 2024. Skrining mendeteksi adanya kanker payudara sejak dini dengan hasil BIRADS 4. Meski awalnya terkejut, guru tersebut segera mengambil langkah medis yang tepat.
Baca juga: PWI Karawang Gandeng Perusahaan BUMN-Swasta Gelar Pentahelix Ramadan, Santuni 100 Anak Yatim
“Saya sangat bersyukur mengikuti program Selangkah. Tanpa program ini, mungkin saya tidak akan mengetahui kondisi saya sejak awal. Terima kasih kepada seluruh tim Siloam atas perhatian luar biasa,” ujar Melda dengan penuh haru.
Dengan cakupan yang semakin luas di tahun 2025, Selangkah tidak hanya menjadi program skrining kanker payudara, tetapi juga wujud nyata kepedulian Siloam Hospitals terhadap kesehatan perempuan di Indonesia.
Dengan deteksi dini, edukasi, dan pemantauan berkelanjutan, Siloam Hospitals berharap dapat memberikan lebih banyak harapan dan kesempatan bagi perempuan untuk mendapatkan perawatan tepat waktu. (*)








