
“Dengan jarangnya ikut event, jadi banyak hambatanlah di tahun 2024. Jadi tahun 2025 ini harus sangat kerja keras menghadapi babak kualifikasi Porprov yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2025,” tegasnya.
Arnold menekankan, seberapapun besarnya dukungan materi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, jika tak dibarengi kerja keras, maka tak akan membuahkan hasil.
“Sebanyak apapun anggaran yang diberikan pemerintah kepada KONI, tidak akan membuahkan hasil kalau babak kualifikasi saja tidak masuk. Na ini adalah sebuah PR yang sangat besar,” katanya.
Maka dari itu, ketika terpilih nanti ia berjanji akan langsung bekerja cepat dan memanggil seluruh cabang olahraga untuk melakukan pemetaan agar target-target bisa terkejar.
“Ini perlu sinergitas, perlu kerja keras, kerja cepat. Bagaimana kita mapping, bagaimana kita pemetaan. Khawatirnya, sudah banyak atlet yang berpindah ke luar Karawang.”
“Saya punya visi misi, menjadikan Karawang lumbung atlet berprestasi ditingkat Jawa Barat dan Nasional. Target 1 medali emas di cabor-cabor yang ada sekarang, mudah-mudahan 1 cabor bisa dapat medali emas,” pungkasnya. (*)








